Memahami Cadar : antara Tuntunan dan Tontonan

Baru baru ini Menteri Agama melontarkan isu cadar sebagai bagian dari problematika radikalisme Maka tak ayal pernyataan ini menuai kontroversial Bahkan sebagian kalangan menilai Bapak Menteri sedang berulah Celana cingkrang dan jidad hitampun tak luput dari bidikan dari isu ini Di zaman komtemporer saat ini jilbab bukan lagi diklaim sebagai pakaian syar i penutup aurat ajaran syariat Islam Tetapi jilbab saat ini sudah masuk pada ranah trend fashion Oleh karena itu jilbab mengalami distorsi motif yang terkadang demi alasan pangsa pasar jilbab sering kali kehilangan nuansa syar inya Lalu bagaimana sejatinya Islam berbicara jilbab Yuk kita simak al Qur an surat al Ahzab ayat 59 Hai Nabi katakanlah kepada isteri isterimu anak anak perempuanmu dan isteri isteri orang mukmin Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena itu mereka tidak di ganggu Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang al Ahzab 59 Kenapa ayat ini turun Beberapa ahli tafsir di antaranya adalah Imam Sayis dan Imam al Raziy meriwayatkan sebab sebab turunnya ayat ini Menurutnya wanita merdeka dan wanita sahaya berbaur dalam satu kesibukan profesi yaitu mengurus kebun anggur dan memetik buah kurma tanpa sedikitpun ada identitas yang membedakannya utamanya dari segi bagaimana mereka berpakaian Sementara di saat yang bersamaan di Kota Madinah tempat mereka berdomisili banyak laki laki fasik penggoda wanita yang masih bertahan dengan adat jahiliyyah mereka yaitu suka menebar pesona pada wanita wanita sahaya Dan mereka juga kerap melayangkan godaannya kepada wanita wanita merdeka dengan alasan aku kira mereka itu wanita wanita sahaya Maka semenjak itulah wanita wanita merdeka diperintahkan untuk memakai semacan tanda pengenal bahwa mereka adalah wanita merdeka Mereka harus berpakaian tidak sama dengan pakaian yang dikenakan oleh wanita sahaya hingga mereka tidak menjadi korban godaan para lelaki fasiq lagi Ayat al Ahkam karya al Sayis Tafsir al Kabir karya al Raziy Dikutip oleh Ali al Shabuni dalam Rawai al Bayan 2 377Baca juga Suka Melaknat kepada Sesama Mukmin kelak tak Bisa Memberi Syafa at Ibn al Jauziy meriwatkan cerita dengan versi berbeda dengan al Sayis dan al Raziy Menurutnya ayat ini turun ketika para lelaki faiq gemar menggoda wanita wanita yang keluar rumah di malam hari Tapi ketika mereka para lelaki fasiq melihat wanita wanita itu mengenakan Qina semacam penutup wajah tudung atau cadar maka wanita dengan pakaian penutup di wajahnya ini mereka biarkan selamat dari gangguan mereka Mereka beranggapan bahwa wanita dengan Qina diwajahnya adalah wanita merdeka Tetapi ketika mereka para lelaki fasiq melihat wanita tanpa Qina diwajahnya mereka menilai bahwa mereka adalah wanita wanita sahaya Dan mereka tidak sungkan sungkan menggodanya Ibn al Jauziy Zad al Masir 6 422 Sebuah Renungan Menganalisa asbab al Nuzul ayat di atas maka sesungguhnya Jilbab bukanlah identitas agama melainkan semata dimaksudkan untuk sekedar memberikan identitas pengenal antara budak dan wanita merdeka pada masa itu Kedua jilbab disyariatkan untuk memberikan kenyamanan bagi wanita dari gangguan lelaki berhidung belang Dari perintah tersebut ada beberapa yang patut menjadi renungan bersama Pertama Kenapa Allah mengawali perintahnya dengan istri istri Rasul Putri putri Rasul untuk mengenakan hijab syar iy Hal ini memberikan isyarah bahwa mereka adalah Qudwah panutan bagi para wanita wanita dunia Oleh karena mereka adalah teladan bagi kaum wanita maka mereka harus berpegang teguh kepada etika syariat agar mampu memberikan contoh yang baik contoh yang langsung dipraktekkan bagi kaum wanita Dan dakwah tidak akan berbuah hasil yang manis bila tidak diawali dari diri dan keluarga Dan memang sudah seyogianya etika syariat datang dari rumah nubuwwah datang dari Nabi istri istri dan puta putrinya Inilah rahasianya kenapa Allah mengawali perintah berhijab dengan istri dan putri Nabi Kedua perintah berhijab syar iy ini adalah perintah lanjutan setelah perintah untuk menutupi aurat sudah dianggap maksimal Artinya hijab ini berada di luar pakaian penutup aurat Atau jangan sampai hijab ini bahkan menjadi perantara terbukanya aurat baru Berhijab tetapi masih menampilkan lekuk lekuk tubuh atau masih memvisualkan warna kulit Ketiga ada anggapan bahwa hijab ini kewajibannya hanya berlaku pada istri dan putri Nabi Ini jelas anggapan yang 100 keliru Karena dengan kalimat istri istri orang mu min baca ayat cukup menjadi indicator bahwa perintah hijab ini untuk semua wanita muslimah Keempat perintah hijab syar iy sejatinya adalah bentuk pembelaan Allah kepada wanita wanita merdeka wanita yang yang memiliki kehormatan dan sekaligus pengabaian terhadap wanita wanita yang membiarkan kehormatannya hilang wanita sahaya Jadi bisa disimpulkan wanita wanita yang berpakaian ala baju sahaya yang memamerkan aurat tubuhnya maka wanita semacan ini tidak perlu dibela dan dihormati Era digital memaksa banyak wanita tampil elegan Aurat bukan lagi hal yang tabu untuk dilihat dan diperlihatkan tak heran bila para perancang busana mengacu pada trend fashion walau harus berseberangan dengan syari at Dan anehnya tak sedikit para wanita mengimani trend fashion ini Akibatnya pamer aurat gratis menjadi pemandangan social yang laku keras Dan saat terjadi pelecehan seksual kesalahan selalu dialamatkan kepada kaum lelaki Tak ada api bila tak ada asap Bukankah pepatah ini adalah pepatah yang sudah maklum diketahui khalayak Tidak akan terjadi pelecehan bila tak disediakan ranah dan penyedia ranah itu adalah kaum wanita sendiri Masihkah lelaki yang disalahkan ABDUL WALID Alumni Ma had Aly Sukorejo dan Dewan Asatidz PonPes Nurut Taqwa Cemoro Banyuwangi

Bagikan Artikel
Baca Juga:  Akhirnya Penduduk Jalur Gaza Sudah Bisa Lagi Umrah ke Arab Saudi
Best Automated Bot Traffic

About Islam Kaffah

Islam Kaffah