hari santri
hari santri

Memeriahkan Hari Santri Berarti Memuliakan Para Pewaris Nabi

Pada hari ini, seluruh santri seantero negeri akan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang tepatnya jatuh pada tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Peringatan ini, ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Penetapan Hari Santri Nasional dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama. Ditetapkannya Hari Santri Nasional juga merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap para generasi calon ulama yang kelak akan menjadi panutan umat dalam beragama, khususnya umat muslim yang ada di Indonesia.

Beragam cara dilakukan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Mulai dari lomba yang bernuansa santri, hingga istighosah bersama.Santri bisa dikatakan sebagai orang-orang pilihan, karena menjadi santri bukanlah sebuah hal yang sepele.

Ketika menjadi seorang santri, ia harus siap menjadi penuntun umat menuju kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Selain itu, harus siap mengentaskan umat dari kegelapan dan kehancuran. Menyelamatkan umat dari kebodohan dan kenistaan.

Dan yang terpenting, menjadi para penerus ulama dalam menyampaikan amanat risalah para Nabi dari Rabb Semesta Alam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ، إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَاراً وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنَ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Barang siapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. Ahmad, Ad-Darimi dan Abu Dawud)

Oleh karena itu, memuliakan santri merupakan suatu kewajiban. Karena sampai detik ini kita bisa hidup menghirup angin kemerdekaan saat ini atas berkat rahmat Allah SWT melalui wasilah para pejuang yang di dalamnya para santri juga ikut berkorban.

Baca Juga:  Haram Hukumnya Mencela Agama Lain

Selain itu, memuliakan para santri akan  menjadikan perantara bagi kita untuk memperoleh keberkahan yang mampu mengantarkan kita kepada derajat yang lebih baik di masa depan.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya sebagian dari mengagungkan Allah adalah; memuliakan orang tua Muslim, memuliakan hafiz Alquran yang tak melewati batas dan memuliakan pemimpin yang adil.” (HR Abu Dawud). 

Bagikan Artikel ini:

About Ahmad Cahyo

Avatar of Ahmad Cahyo
Mahasiswa Program S2 PTIQ Jakarta

Check Also

meninggal di tanah suci

Belajar dari Peletakan Hajar Aswad : Praktek Demokrasi Ala Nabi

Pada saat ini banyak Negara islam ataupun Negara yang mayoritasnya adalah muslim turut mengadaptasi sistem …

sakratul maut

Inilah Jawaban Lima Anggota Tubuh Orang Mukmin Ketika Malaikat Izrail Hendak Mencabut Ruhnya

Kematian merupakan suatu keniscayaan yang akan dialami oleh setiap individu. Ketika kematian datang, tak satupun …