Alquran
Alquran

MUI: Jadikan Alquran Petunjuk Hidup Hadapi Pandemi COVID-19

Jakarta – Momentum peringatan Nuzulul Alquran harus digunakan umat Islam untuk menjadikan Alquran sebagai petunjuk hidup dalam menghadapi pandemi COVID-19. Ajakan itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas.

“Petunjuk Tuhan itu kalau dilaksanakan akan baik untuk kita. Tapi, kalau petunjuk itu tidak kita perhatikan akan membawa bencana bagi kita,” kata Anwar dikutip dari laman Okezone, Sabtu (9/5/2020).

Anwar mengajak umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mempelajari Alquran dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Terutama dalam menghadapi COVID-19. Salah satu ayat yang harus diperhatikan adalah ‘jangan kamu biarkan dirimu jatuh dalam ke lembah kebinasaan’. Jadi wajib hukum bagi kita hukumnya untuk menghindari dari sesuatu yang membahayakan kita dan orang lain,” tutur Anwar.

Ia menilai, jika suatu bangsa atau negara mampu mengimplementasikan petunjuk Alquran dalam kehidupannya maka negara tersebut akan aman dari pandemi Corona.

“Terserah agamanya apa, atau tidak beragama sekalipun kalau dia berusaha untuk menjauhkan dirinya dari kebinasaan yang dikarenakan virus ini dia akan selamat,” ucapnya.

Anwar menjelaskan, pandemi COVID-19 bisa dijauhkan dengan ilmu dan iman. Ia pun mencontohkan Vietnam sebagai negara yang berhasil menghadapi COVID-19 dengan ilmunya. “Karena dia sejak awal doa melaksanakan firman Allah, meskipun dia tidak tahu itu ayat Alquran,” ucap dia.

Ketua PP Muhammadiyah itu mengingatkan umat Islam untuk menghindari segala sesuatu yang bisa membuat dirinya celaka dan binasa sesuai petunjuk dari Alquran. Menurut dia, Allah SWT akan mengangkat derajat orang berilmu dan beriman.

“Kalau Vietnam orang terangkat karena ilmunnya, ada yang terangkat karena imannya. Tapi yang dingatkan Tuhan, dia yang terangkat karena iman dan ilmunya. Oleh karena itu bagi kita Alquran itu harus hidup dalam kehidupan kita. Tidak bisa kita hidup dengan iman saja, atau ilmu saja. Hidup itu harus dihadapi dengan iman, ilmu, dan amal saleh,” pungkasnya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Presiden Palestina Mahmod Abbas Boikot Israel dan AS, Buntut Rencana Perdamaian Trump

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Pengumuman Muktamar ke NU kembali digelar ke jadwal awal Desember

PPKM Level 3 Nataru Batal, Muktamar ke-34 NU Digelar Sesuai Jadwal Semula

Jakarta – Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya akan digelar sesuai jadwal semula, 23-25 Desember …

3 1

Mualaf Koh Asen, Hidayah Hadir Melalui Buku Seputar Alam Gaib

Jakarta — Allah SWT memberikan hidayah berupa Islam kepada siapa saja yang dikehendaki, karena Allah …