hoax corona
hoax corona

Informasi Hoax di Tengah Kepanikan Corona, Begini Cara Islam untuk Menangkalnya

Penyebaran Virus corona atau Covid-19 membuat masyarakat menjadi waspada. Ada juga yang kadang panik berlebihan. Wajar saja, karena virus ini sudah banyak memakan korban meninggal di seluruh belahan dunia. Sementara informasi memadai tidak didapatkan dengan baik.

Di sisi lain, di tengah sibuknya masyarakat berperang melawan corona, ada pula yang justru membuat gaduh dengan menyebarkan berita bohong atau hoax entah untuk kepentingan apa. Penyebaran berita hoax di tengah mewabahnya virus Corona semakin hari semakin meningkat. Hinga saat ini tercatat dalam website resmi covid19.go.id sudah ada 188 informasi hoax yang mampu ditangkal.

Memang sungguh disayangkan, banyaknya masyarakat yang membutuhkan informasi yang valid dan mencerahkan tentang corona malah banyak yang memperkeruh suasana dengan memberikan informasi yang palsu dan tidak bisa di pertanggungjawbakan kebenarannya.

Keberadan informasi hoax semacam inilah yang malah membuat masyarakat menjadi panik dan takut berlebihan terhadap virus tersebut. Tak kurang dari mereka yang mengalami gangguan psikologis yang mengarah pada sesak nafas yang berlebihan karena banyaknya informasi dan ketakutan yang mereka rasakan.

Karena itulah, masyarakat dihimbau waspada, tetapi juga tidak mudah percaya dengan berbagai informasi yang tidak jelas. Informasi yang tidak mempunyai tingkat kredibilitas yang baik.

Dalam Islam panduan menerima informasi sebenarnya sudah dinyatakan dalam Qur’an. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (al-Hujarat 6)

Surat di atas menjelaskan dengan jelas tentang larangan untuk mengambil berita dari orang fasik tanpa melakukan klarifikasi (tabayyun) kebenarannya. Pengambilan berita dari orang fasik dikhawatirkan akan membahayakan bagi orang lain. Apalagi juga berperan untuk menyebarkannya.  

Baca Juga:  HAM Perspektif Islam

Islam mengajarkan kepada kita agar jangan mudah percaya begitu saja terhadap berita dari orang lain, apalagi dari orang yang belum kita kenal. Kita harus berhati-hati dalam mencerna berita yang didapat. Berita yang benar saja bisa dipahami salah, apalagi berita yang belum jelas sumbernya.

Sebagai seorang Muslim, kita senantiasa harus terus waspada terhadap manusia munafik yang tengah ada di di antara kita. Mereka mampu membuat tipu daya dengan cara menyebarkan berita hoax hanya untuk kesenangan dirinya tanpa mau memperdulikan akibat dari perbuatannya tersebut.

Prinsip Islam dalam menerima informasi tersebut harus menjadi pegangan. Pertama, ambil dari situs resmi pemerintah untuk mencari informasi baik seputar kejadian dan cara penanganannya. Kedua, jika ada informasi, maka klarifikasilah dengan cara membandingkan dengan sumber-sumber tepercaya. Ketiga, jangan mudah share berita yang belum jelas kebenarannya atau anda akan menjadi pembawa musibah kepada orang lain.

Dalam kondisi corona yang mewabah inilah, kewaspadaan sangat penting. Waspada tentang penyakit akibat corona ini sekaligus waspada terhadap penyakit sosial bernama hoax yang bisa membuat musibah bagi masyarakat.

Bagikan Artikel ini:

About Imam Santoso

Avatar of Imam Santoso

Check Also

hajar aswad

Sejarah dan Penelitian Sains tentang Hajar Aswad

Batu Hajar Aswad merupakan batu yang memiliki nilai sejarah bukan hanya bagi agama Islam namun …

haji bawa anak

Haji Bawa Anak, Bagaimana Hukum dan Tata caranya

Ibadah haji merupakan salah satu dari lima rukun islam yang terdiri dari syahadat, shalat, zakat, …