Seorang aktivis Muslim digeledah polisi Austria
Seorang aktivis Muslim digeledah polisi Austria

Pengadilan Austria: Penggerebekan Terhadap Aktivis Muslim Tidak Sah dan Langgar Hukum

Wina – Tahun lalu polisi Austria menggerebek aktivis dan akademisi Muslim dengan tuduhan terorisme. Polisi beralasan, para aktivis Muslim tersebut memberikan dukuangan finansial untuk terorisme dan memiliki hubungan dengan organisasi teroris.

Namun kini klaim polisi Austria itu dimentahkan Pengadilan Austria. Juru Bicara Pengadilan Tinggi Graz Elisabeth Dieber mengatakan bahwa penggerebekan itu adalah tindakan melanggar hukum.

Dieber mengungkapkan pihaknya  mendapat pengaduan dari sembilan orang yang rumahnya digeledah polisi pada 9 November 2020. Polisi beralasan, para aktivis Muslim tersebut memberikan dukuangan finansial untuk terorisme dan memiliki hubungan dengan organisasi teroris.

“Tindakan itu tidak dibenarkan dan tidak sah,” tegas Dieber.

Pengadilan juga menyinggung tuduhan jaksa yang mengatakan aktivis Muslim adalah anggota kelompok Palestina Hamas dan Ikhwanul Muslimin. Padahal kelompok Ikhwanul Muslimin tidak dianggap sebagai organisasi teroris di Austria.

Seperti diketahui, polisi Wina pada 9 November menggerebek 60 alamat dan menahan 30 aktivis dan akademisi Muslim dalam operasi yang dijuluki Operasi Luxor dengan tuduhan mendirikan organisasi teroris, dukungan keuangan untuk terorisme, pembentukan kejahatan terorganisir, dan pencucian uang. Dikutip Daily Sabah, Kamis (5/8), polisi menggunakan kekuatan yang tidak proporsional terhadap orang-orang yang dikenal masyarakat dan memperlakukan mereka sebagai teroris.

Hal ini tentu menimbulkan reaksi dari berbagai kelompok. Banyak organisasi non-pemerintah, jurnalis, dan penulis menyerukan masalah ini segera diklarifikasi.

Kekuatan polisi yang berlebihan selama penggerebekan telah meninggalkan bekas pada anggota keluarga yang menjadi sasaran kekerasan oleh aparat keamanan. Lebih dari 10 anak mulai menerima perawatan kesehatan mental setelah operasi. Sementara 30 orang yang ditahan dan keluarganya itu juga mengalami kesulitan keuangan selama dua bulan terakhir karena rekening bank mereka diblokir.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Mantan Pimpinan Jamaah Islamiyah Abu Bakar Baasyir Hirup Udara Bebas Usai Salat Subuh

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Ali Kalora

Pentolan Teroris Mujahidin Indonesia Timur Ali Kalora Tewas Ditembak Satgas Madago Raya

Palu – Setelah melakukan perburuan intensif, Satgas Madago Raya akhirnya berhasil menembak mati tokoh teroris …

Dr Adnan Anwar

Silaturahmi Nasional Penting Sebagai Sarana Tabayyun Dalam Menjaga NKRI

Jakarta – Dalam konteks berbangsa dan bernegara, persaudaraan tidak hanya dibangun atas dasar persamaan keyakinan, …