pwnu dki jakarta menyalurkan keasiswa kepada santri
pwnu dki jakarta menyalurkan keasiswa kepada santri

Peringati Hari Santri, PWNU DKI Jakarta Salurkan Beasiswa 200 Santri

JAKARTA  – Akar historis Hari Santri adalah tercetusnya Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari yang memfatwakan Fardhu Ain bagi umat muslim dalam radius 94 KM untuk turut berjuang membela tanah air dan agama sedangkan diluar 94 menjadi Fardhu Kifayah. Semangat dari resolusi inilah yang wajib terus dijaga dan terimplementasikan secara baik dalam era modern.

Lahirnya Hari Santri merupakan bentuk pengakuan dari negara akan peran dan kiprah para santri yang berjuang dalam kemerdekaan Indonesia. Maka Hari Santri diperingati dengan berbagai cara untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri.

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menyelenggarakan Apel Peringatan Hari Santri 2021 di halaman Kantor PWNU DKI Jakarta pada  Sabtu (23/10). Apel dihadiri jajaran PWNU DKI Jakarta, lembaga dan banom dengan peserta apel dari Banser GP Ansor DKI Jakarta. Bertindak sebagai inspektur upacara di apel tesebut Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta, H  Syarif  MSi yang membacakan naskah Resolusi Jihad 1945.

“Apel Hari Santri 2021 yang dilaksanakan oleh PWNU DKI Jakarta ini dalam rangka mengenang peristiwa Resolusi Jihad Tahun 1945. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenang jasa para pahlawannya. Sebagian para pahlawan itu adalah  para santri yang berjuang yang melaksanakan Resolusi Jihad sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan tahun 1945. Pesan hari ini, konteks hari ini, para santri tetap mengobarkan semangat Resolusi Jihad dalam makna kekinian dengan tantangan pandemi, pemulihan kesehatan, pemulihan ekonomi dan juga dalam mempertahankan Republik Indonesia dari unsur-unsur pemaksaan dan paham intoleran,” ujar H Syarif  MSi seperti dikutip dari laman Republika.co.id, Sabtu (23/10).

Syarif menambahkan, NU sangat besar,namun masih minim gerakan untuk memberikan contoh kepada masyarakat, menjadi  role model atau teladan dalam menegakkan kebhinekaan, kebangsaan dan dalam aksi sosial membantu sesama. “Hal ini yang dikangeni oleh masyarakat. Sehingga pesan Hari Santri yang sangat universal ini dapat disambut oleh elemen-elemen masyarakat di luar NU,” ujarnya.

Baca Juga:  TGB: Tidak Tepat Mengaitkan Bendera Rasulullah di Zaman Sekarang

Pada  Apel Hari Santri ini PWNU DKI Jakarta memberikan bantuan kepada santri yatim piatu terdampak Covid-19.  Bantuan diberikan kepada 200 santri yatim piatu terdampak Covid-19 dari lima wilayah kota dan satu kabupaten se-DKI Jakarta. Donasi itu  berasal dari pengusaha dermawan Tony Trisno, CEO PT Gebari Medan Segara.

“Senang bisa hadir di sini, dan dana santunan ini sangat membantu saya. Terima kasih PWNU DKI Jakarta,” ujar Amaniah, salah seorang santri yatim piatu dari Kepulauan Seribu yang menerima santunan dan hadir paling awal serta dengan tekun mengikuti Apel Santri 2021 PWNU DKI Jakarta.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

KH Cholil Nafis

Masalah Warisan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, Ini Jawaban KH Cholil Nafis

Jakarta – Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas, beberapa …

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar

Ajakan Tak Digubris Ketua Umum, Rais Aam PBNU Putuskan Gelar Konbes Jelang Muktamar 7 Desember

Jakarta – Suasana jelang pelaksanaan Muktamar ke-34 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin panas. Hal …