Boris Johnson
Boris Johnson

PM Inggris Berterima Kasih Umat Muslim Rayakan Idul Adha Dengan Taati Protokol Kesehatan

London – Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah/2020 telah berlalu. Hiruk pikuk umat Muslim merayakan Idul Adha atau Idul Kurban berjalan dengan baik dengan menaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Seperti umat Muslim di seluruh dunia, Muslim Inggris juga merayakan Idul Adha ini dengan sukacita, meski perayaan harus dilakukan dengan berbagai pembatasan sosial seperti physical distancing, menggunakan masker, dan rajin melakukan cuci tangan.

Hal itulah yang memicu keluarnya pujian dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Ia mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1441 Hijriah kepada Muslim Inggris, khususnya dan kepada Muslim seluruh dunia pada umumnya. Johnson secara khusus juga mengucapkan terima kasih kepada umat Muslim, terutama Muslim Inggris, atas peran mereka ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19 selama perayaan Idul Adha.

“Saya berharap umat muslim di Inggris dan di seluruh dunia mendapatkan yang terbaik pada Idul Adha tahun ini,” kata Boris Johnson melalui sebuah video di channel Youtubenya seperti dilansir dari Asian Lite via laman Okezone, Minggu (2/8/2020).

Johnson yang mengawali pernyataannya dengan ucapan ‘Assalamualaikum’ juga menyampaikan keprihatinannya kepada Muslim di Inggris dan negara lain yang tidak bisa beribadah haji tahun ini karena pandemi Covid-19.

“Beberapa bulan terakhir tidak mudah bagi siapa pun, tetapi bagi muslim inggris ini menjadi yang pertama-tama d amati. Dalam pelaksanaan Ramadhan harus dengan menjaga jarak sosial, lockdown, kemudian banyak yang ingin melaksanakan ibadah haji. Harapan itu pupus karena pembatasan yang berkaitan dengan virus,” ujarnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas pengobranan yang telah anda lakukan untuk semua yang anda lakukan. Secara harfiah, membantu menyelamatkan hidup melalui pembatasan sosial, bermurah hati kepada mereka yang embuthkan dan merawat orang-orang yang rentan seperti menyumbangkan makanan dan bantuan lainnya.”

Johnson juga memuji peran Muslim di Inggris yang berada di garda terdepan dalam menangani virus corona.

“Tentu saja peran yang dimainkan oleh banyaknya Muslim di Inggris dalam menggarap garis depan di saat pandemi ini. Dari dokter, perawat dan staf NHS yang luar biasa terus merawat sepanjang krisis ini, dan mengutamakan kepentingan orang lain, hingga sayangnya ada dari mereka sampai kehilangan nyawanya sendiri.”

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pekerja di sektor lainnya seperti guru, polisi, perawat, dan mereka yang menjaga transportasi agar tetap beroperasi. Dan sekarang ketika semua orang menanti Idul Adha yang mengajarkan nilai-nilai Islami tentang tugas dan pengorbanan diri, saya mengajak Anda untuk terus bekerja dengan baik, dengan jarak sosial dan membatasi jumlah teman dan keluarga di rumah Anda dan melacak jika ada kasus baru yang terpapar virus corona di daerah rumah Anda, untuk membantu melindungi orang lain dan keluarga Anda.”

“Tentu saja perbedaan lainnya adalah salat Idul Adha, tetapi itu adalah harapan saya yang kuat bahwa Anda bisa menikmati perayaan dan mendapatkan beberapa hal yang sangat baik untuk di nikmati dari hasil kurban. Izinkan saya berharap semua Muslim, di Inggris dan di seluruh dunia yang terbaik untuk Idul Adha tahun ini,” pungkas Johnson.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

TGB Zainul Majdi

Agama Paling Sering Didzalimi Jelang Kontestasi Politik

Surabaya – Mahasiswa dan generasi muda diminta untuk menjaga toleransi dan tidak termakan isu agama …

KH Abun Bunyamin

Gagasan Sesat Fikir, Khilafah Hanya Cara Adu Domba Untuk Tujuan Politik

Purwakarta – Kelompok pengusung ideologi khilafah selalu memanfaatkan momentum untuk dan melancarkan propagandanya. Bahkan, kondisi …