Imran Khan
Imran Khan

PM Pakistan: Taliban di Posisi Terbaik Singkirkan ISIS

Islamabad – Kelompok teroris Islamic State of Iraq dan Syria (ISIS atau Daesh) masih terus menebarkan teror di berbagai negara, meski kekhalifan mereka di Irak dan Suriah telah hancur. Hal itu menjadi masalah cukup pelik untuk memusnahkan ISIS.

Tapi, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan memiliki opini sendiri terkait cara menyingkirkan ISIS. Melihat dinamika pasca kemenangan Taliban di Afghanistan, dimana ISIS Khorasan (ISIS-K) beberapa kali melakukan aksi bom bunuh diri dan langsung dibalas oleh Taliban, Khan menilai Taliban berada dalam posisi terbaik untuk menyingkirkan ISIS.

“Percayalah, Taliban adalah yang terbaik untuk menyingkirkan ISIS,” ujar Khan dalam sebuah wawancara Middle East Eye yang disiarkan oleh televisi pemerintah Pakistan Pakistan Television.

Khan mendesak Amerika Serikat (AS) untuk bersatu. Dia meminta AS tidak mendorong Afghanistan untuk menjadi surga lagi bagi teroris.

“Ini adalah titik kritis untuk memahami bahwa dunia harus terlibat dengan Afghanistan, karena jika itu mendorongnya menjauh, dalam gerakan Taliban, saya akan membayangkan akan ada garis keras, dan dengan demikian dapat dengan mudah kembali ke Taliban 20 tahun yang lalu, dan itu akan menjadi bencana,” ujar Khan dikutip dari laman ihram.co.id.

“Apa yang harus ditunjukkan AS setelah 20 tahun itu? Afghanistan yang stabil, pemerintah, yang kemudian dapat menghadapi ISIS,” kata Khan.

Permintaan negara-negara Barat meminta agar Taliban menghormati hak-hak perempuan dan hak-hak anak perempuan, terutama untuk pendidikan. Khan mengatakan mereka harus memberi waktu kepada Taliban, karena kelompok itu telah menjanjikan hal-hal ini.

“Pendapat saya adalah bahwa daripada memaksa Taliban untuk melakukan ini dan itu, mereka mengatakan bahwa mereka akan memberi mereka pendidikan, akan memungkinkan mereka untuk bekerja dalam budaya Islam, dan tidak memaksa mereka,” kata Khan.

Baca Juga:  Taliban Perinci Aturan Moralitas di Afghanistan Dalam Buku Saku

“Saya akan membayangkan bahwa sifat orang Taliban sedemikian rupa sehingga mereka akan mendorong kembali, dan itu akan menjadi kontraproduktif,” imbuh Khan.

Ia pun mengulangi seruannya kepada masyarakat internasional untuk terlibat dengan pemerintah baru Taliban, karena sanksi mereka akan membawa krisis kemanusiaan di negara itu. Terlebih lagi, Khan menilai, serangan teroris di dalam negaranya telah menurun setelah penarikan AS dari Afghanistan.

“Ketika jejak Amerika menurun, motivasi Taliban Pakistan turun, dan sekarang kami mencoba berbicara dengan mereka yang dapat didamaikan,” kata Khan.

Awal bulan ini, Khan mengungkapkan bahwa pemerintahnya sedang dalam pembicaraan dengan beberapa kelompok Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP) untuk membujuk agar meletakkan senjata dan menjadi warga negara yang normal di negara itu. Dia mengatakan Taliban Pakistan telah melakukan lebih dari 60.000 serangan dan membunuh lebih dari 80.000 orang karena  mengira Pakistan adalah sekutu AS.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

pwnu dki jakarta menyalurkan keasiswa kepada santri

Peringati Hari Santri, PWNU DKI Jakarta Salurkan Beasiswa 200 Santri

JAKARTA  – Akar historis Hari Santri adalah tercetusnya Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim …

Pondok pesantren

Pesantren Berperan Besar Sebarkan Ajaran Islam ke Seantero Nusantara

Jakarta – Pesantren berperan besar dalam memperkuat pendidikan Islam dan generasi bangsa. Melalui pesantren juga, …