umur 40
umur 40

Rahasia Berkah dibalik Usia 40+

Abu Bakar Ahmad al-Juzjani, adalah salah satu Guru Abu Manshur al-Maturidzi (seorang Ulama’ kondang berjuluk Rais Ahlussunnah (pemimpin golongan Ahlussunnah) dan al-Imam al-Zahid (Tokoh yang zuhud). Menjelang wafatnya, Abu Bakar Ahmad al-Juzjani diusianya yang ke 80 tahun meminta Abu Manshur untuk mencari budak sahaya yang seusia dengannya (80 tahun) untuk dibeli dan dimerdekakan.

Abu Manshur menyisir seluruh penjuru kota, namun budak yang dicarinya belum juga didapatkan. Akhirnya ia memutuskan untuk bertanya kepada masyarakat yang ia temui. “kalau Tuan mencari budak yang usianya 80 tahun, maka Tuan tidak akan pernah mendapatkannya”. jawab masyarakat. “Kenapa?” Tanya Abu Manshur. “ budak seperti itu sudah dibebaskan oleh majikannya, karena dianggap sudah tidak produktif lagi” jawab masyarakat.

Kembalilah Abu manshur menemui gurunya,  Abu Bakar Ahmad al-Juzjani. Mendengar keterangan dari muridnya. Tiba tiba Abu Bakar Ahmad al-Juzjani jatuh tersungkur dalam sujud munajtnya seraya berseru: “Ya Allah, Tuhanku, Manusia tidak mampu menahan kedermawanannya untuk melepaskan budak sahayanya yang telah berusia 80 tahun. Sementara Saya juga berusia 80 tahun, bagaimana mungkin Engkau tidak membebaskanku dari belenggu Neraka, sementara Engkau adalah Dzat yang paling dermawan?!”

Maka kemudian, Allah berjanji akan membebaskan Abu Bakar Ahmad al-Juzjani dari belenggu Neraka karena seruan munajat yang menggugah Tuhan itu.

Usia 80 tahun, adalah usia klimaks kehidupan seseorang baik fisik, psikis, intelektual, emosional, karya, maupun spiritualnya. Orang di usia ini benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan beralih menapaki usia dewasa secara totalitas.

Apa yang dialami pada usia ini sifatnya stabil, mapan, kokoh. Perilaku di usia ini akan menjadi barometer pada langkah usia selanjutnya. Tak heran bila Nabi mentautkan keberkahan di usia ini. Nabi bersabda

Baca Juga:  Catat! Ini 2 Waktu Mustajab Setiap Hari di Bulan Ramadhan

قال النبي صلى الله عليه وسلم البركة مع أكابرهم

Nabi Muhammad saw. Bersabda: “keberkahan ada pada diri seseorang yang telah lanjut usia di antara mereka”. Ma’rifah ‘Ulum al-Hadits, al-Hakim, 1/88

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”

Al-Qur’an memberikan apresiasi khusus terhadap manusia di usia 40 tahun yang disebutkan dalam surat di atas. Pastilah bukan hal yang main-main, Allah menyebutkan secara jelas usia manusia yang dimaksud.

Sebenarnya apa maksud Allah menyuruh manusia untuk berdo’a pada usia tersebut. Diperintah untuk berdoa, karena ada jaminan doa itu akan segera diijabah Allah. Betapa keramatnya seseorang yang telah lanjut usia. Maka benar sabda Rasul “ bukan umatku seseorang yang yang tidak menaruh hormat pada orang tua dan tidak menyayangi orang muda ” HR. Thabrani, 6089

Bagikan Artikel ini:

About Abdul Walid

Alumni Ma’had Aly Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo

Check Also

hewan yang haram

Fikih Hewan (1): Ciri Hewan yang Haram Dimakan

Soal halal-haram begitu sentral dan krusial dalam pandangan kaum muslimin. Halal-haram merupakan batas antara yang …

tradisi manaqib

Tradisi Membaca Manaqib, Adakah Anjurannya ?

Salah satu amaliyah Nahdhiyyah yang gencar dibid’ahkan, bahkan disyirikkan adalah manaqiban. Tak sekedar memiliki aspek …