Sah! Pemerintah Tidak Pulangkan WNI Eks ISIS Agar Tidak Menjadi Virus Masyarakat

0
815
sumber foto: kompas

Jakarta – Simpang siur informasi dan pro kontra rencana pemulangan WNI Eks ISIS beberapa hari ini telah menemukan titik terang. Pemerintah melalui rapat yang dipimpin oleh Presiden memutuskan tidak memulangkan WNI eks ISIS.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud Md di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa sebagaimana dikutip dari detiknews (11/2/2020). Mahfud menegaskan pemerintah tidak ada rencan memulangkan WNI yang terlibat dalam jaringan foreign terrorist fighter (FTF) ke Indonesia.

Pemerintah menganggap 689 WNI yang berada di Suriah dan Turki telah dianggap sebagai teroris lintas batas atau FTF. Keputusan pemerintah untuk tidak memulangkan WNI yang terlibat jaringan teroris agar mereka tidak menjadi virus bagi warga negara Indonesia

“Keputusan rapat tadi pemerintah dan negara harus memberi rasa aman dari teroris dan virus-virus baru, terhadap 267 juta rakyat Indonesia karena kalau FTF pulang itu bisa menjadi virus baru yang membuat rakyat yang 267 juta merasa tidak aman,” ujarnya.

Namun, pemerintah akan mengkaji dan memberikan opsi untuk anak-anak mereka yang sama sekali tidak tersangkut aksi terorisme orangtuanya. Anak-anak di bawah 10 tahun, menurut Mahfud, akan dipertimbangkan dengan melihat kasus per kasus.