infografis masjid terbesar di 210109055317 858
infografis masjid terbesar di 210109055317 858

Sekelompok Pria, lakukan Penyerangan Terhadap Imam dan Jamaah Masjid India

GREATER NOIDA – Penyerangan terhadap jamaah masjid di India kembali terjadi, sekelompok pria datang ke Masjid lalu memukul imam dan jamaah yang sedang berada di dalam masjid. Namun penyerangan tersebut disinyalir tidak terkait dengan agama. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (5/6) itu berlangsung di masjid desa Rampur Majra di Dankaur, Dankaur Greater Noida, Uttar Pradesh, India.

Dari keterangan penduduk setempat, kejadian sekitar pukul 20.30 waktu setempat, ketika orang-orang hendak melaksanakan sholat maghrib. Setelah kejadian jamaah langsung melaporkannya ke pihak aparat keamanan setempat.

Menurut keterangan salah seorang warga Raisuddin, sehari sebelum kejadian tersebut ada seorang pemuda dari komunitas mereka bertengkar dengan seorang wanita dari komunitas lainnya. Ia menduga wanita itu memberi tahu keluarganya.

Setelah itu, kerabatnya datang menemui orang-orang Muslim dan mengancam akan memberi pelajaran. Raisuddin merupakan kerabat dari salah satu jamaah yang menjadi korban penyerangan.

“Pada malam hari, bagaimanapun, mereka mengatur serangan dan melukai Imam, Nasir Muhammad, dan kerabat saya Fateh Mohammad, yang sedang sholat, di masjid,” kata Raisuddin seperti dilansir Hindustan Times dan ihram.co.id Senin (7/6). 

Menurutnya imam masjid serta kerabat dan jamaah lainya tidak ada sangkut pautnya dengan masalah lelaki dan wanita itu. Dia mengatakan Nasir mengalami luka parah di kepalanya. Sedangkan Fateh mengalami luka di punggungnya. Keduanya dirawat di rumah sakit swasta di Greater Noida. 

Warga sekitar mengatakan bahwa pemuda yang bertengkar dengan wanita tersebut bernama Wasim. Ia justru melarikan diri dari desa. Polisi pun juga memburu pemuda itu yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap wanita dari komunitas lain. 

“Wanita itu memberi tahu keluarganya yang kemudian menyerang beberapa orang di masjid pada Sabtu malam. Kami telah mendaftarkan kasus terhadap orang tak dikenal di bawah pasal 147 (kerusuhan), pasal 336 (tindakan yang membahayakan nyawa atau keselamatan pribadi orang lain), pasal 295 (melukai atau mencemari tempat ibadah, dengan maksud untuk menghina agama dari kelas mana pun), pasal 296 (pertemuan agama yang mengganggu) KUHP India,” kata Arvind Pathak petugas polisi setempat.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Lockdown Corona, Pemerintah India Kembali Diskreditkan Umat Islam

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Hubungan suami istri

Heboh Anal Seks, KH Cholil Nafis: Haram Hukumnya!

Jakarta – Akhir-akhir ini heboh pemberitaan seorang wanita dan istri yang melaporkan suaminya yang juga …

umat muslim melaksanakan ibadah shalat idul fitri hijriah

Ini Alasan Aceh Disebut Serambi Makkah

JAKARTA – Orang-orang Indonesia sejak zaman Belanda telah melaksanakan ibadah haji, dahulu kala menggunakan kapal …