Kebun kurma
Kebun kurma

Selain Kotak Amal, LAZ ABA Lampung Juga Investasi Kebun Kurma

Jakarta -Kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) diduga mengisi pundi-pundinya tak cuma melalui penyebaran kotak amal dari Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ ABA). Kelompok itu ternyata juga berinvestasi dengan cara berbisnis kebun kurma. Bukan hanya berjualan, mereka bahkan memiliki perkebunan kurma di Gunung Megang, Kecamatan Pulopanggung, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Fakta itu diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka teroris Ir S yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di Lampung, beberapa waktu lalu. Kepada polisi, S mengaku bisnis kurma itu menjadi program yang dicanangkan LAZ ABA.

“Pada saat Munas LAZ Aba 2019 disampaikan sosialisasi program LAZ ABA di antaranya terkait pemberdayaan perkebunan kurma,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/11/2021).

Ramadhan menyampaikan LAZ ABA juga tengah mencanangkan penanaman kurma baru yang kini dalam proses pembuatan lubang di Gunung Megang, Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung. Ia menyampaikan penanaman kurma baru itu disediakan di atas tanah wakaf seluas 4 hektare.

Lahan itu dibeli LAZ ABA dari seseorang berinisial S dengan harga Rp400 juta. Ia memastikan lahan itu dikelola bukan perusahaan resmi dan tidak berbadan hukum. Status tanah itu masih atas nama S. Namun, Ramadhan belum mengungkap sosok S.

“Sudah disiapkan lahan tanah wakaf dan 4 hektare lahan rencana akan ditanami pohon kurma, di mana 2 hektare merupakan wakaf dari S dan 2 hektare dibeli oleh ABA dari S seharga Rp400 juta, namun masih kurang Rp175 juta,” ujarnya.

Seperti diketahui, Densus 88 Antiteror Polri menangkap 8 anggota teroris Jamaah Islamiah (JI) di wilayah Lampung sejak Minggu (31/10/2021). Mereka yang ditangkap mayoritasnya adalah pengurus LAZ-ABA Lampung.

Baca Juga:  4000 Kotak Amal Teroris Tersebar Lampung, Polisi Perkuat Pengawasan

LAZ ABA adalah yayasan yang terafiliasi teroris Jamaah Islamiyah. Yayasan itu bertugas menghimpun dana dari masyarakat. Salah satunya lewat penyebaran kotak amal ke masyarakat. “Setiap bulan rata-rata untuk BM ABA Lampung berhasil menghimpun dana sebesar 70 juta per bulan,” kata Kombes Aswin Siregar.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

undangan non muslim

Fikih Toleransi (6): Menghadiri Undangan Non Muslim

Toleransi yang sejatinya merupakan ajaran Islam mulai menipis, bahkan dianggap bukan ajaran Islam. Ini terjadi …

toleransi

Khutbah Jumat – Islam dan Toleransi

Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لله الَذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَهَدَانَا إلَى صِرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ صِرَاطِ الَذِيْنَ …