Aksi kelompok Islamofobia Eropa
Aksi kelompok Islamofobia Eropa

Serangan Islamofobia Terus Terjadi, Dewan Muslim Jerman Minta Dewan Eropa Segera Respon

Berlin – Dewan Muslim Jerman meminta Dewan Eropa segera merespons serangan Islamofobia yang terus terjadi di Benua Biru. Menurutnya, jumlah kasus Islamofobia yang terjadi meningkat pesat. Bahkan dalam sepekan  terakhir tiga serangan Islamofobia terjadi di Prancis, Belanda, dan Spanyol.

Ketua Dewan Muslim Jerman, Aiman ​​Mazyek mengungkap, pada tahun 2020 terdapat lebih dari 1.000 kasus dan hampir 150 serangan fisik terhadap masjid di seluruh Jerman.  Mazyek berharap survei Dewan Eropa akan memberikan momentum segar untuk tindakan yang lebih tegas.

“Sama seperti antisemitisme dan rasisme, serangan terhadap Muslim adalah serangan terhadap kebebasan dan demokrasi di negara kita,” kata Mazyek dikutip dari laman ihram.co.id, Jumat (9/7/2021).

Sebelumnya, Imam A, seorang imam sebuah masjid di Jerman mengaku kerap mendapat pesan intimidatif dari seseorang tak dikenal di ponsel miliknya. Ia juga mendapati fakta bahwa Islamofobia telah membuat masjid menjadi sepi.

Ia pun mengajak politisi dan wartawan untuk datang ke masjid melihat langsung seperti apa kondisinya.

“Kami bukan kota hitam tetapi kami juga bagian dari masyarakat,”kata dia.

Perwakilan Khusus Dewan Eropa untuk Kebencian Antisemit dan Anti-Muslim, Daniel Höltgen menilai laporan yang diserahkan asosiasi Muslim di sejumlah negara Eropa perlu menjadi dasar penelitian lebih lanjut terkait serangan Islamofobia. Menurutnya, kini serangan Islamofobia lebih banyak terjadi di dunia maya dengan cara dan kata yang lebih kasar.

Menurutnya, Dewan Eropa perlu mengeluarkan Undang-Undang (UU) yang mengatur masalah tersebut. “Terlalu banyak kekosongan hukum di dunia maya,”kata dia.

Beberapa waktu kemarin, Masjid Agung di Muslim Institute di kota Martigue, dekat Marseille, Prancis, dirusak dengan coretan-coretan anti-Islam. Kemudian sebuah masjid di Amsterdam, Belanda, pintunya dilempar botol bir. Dan kemarin masjid di kota Murcia, Spanyol, dicoret-coret makian anti-Islam dan diletakkan kepala babi di halamannya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Momentum Puasa, Harkitnas, & Idul Fitri Untuk Bangkit Meraih Kemenangan Lawan Corona

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

tanggal januari hari apa ini sejarah lahirnya kemenag

Tentukan Awal Idul Adha 1443 H Kemenag Gelar Sidang Isbat

Jakarta – Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha akan ditentukan pada hari ini, sidang akan digelar …

viral ibu di cfd memperjuangkan pelegalan ganja medis

PBNU Akan Segera Kaji Penggunaan Ganja untuk Medis dari Sisi Kesehatan dan Hukum Agama

PBNU Akan Segera Kaji Penggunaan Ganja untuk Medis dari Sisi Kesehatan dan Hukum Agama Jakarta …