Kaca jendela Masjid Hagia Sophia Amsterdam pecah berantakan dilempar botol bir
Kaca jendela Masjid Hagia Sophia Amsterdam pecah berantakan dilempar botol bir

Setelah Masjid di Prancis Diserang Islamofobia, Kini Masjid Hagia Sophia Amsterdam Dilempari Botol Bir

Amsterdam – Aksi-aksi Islamofobia dan vandalisme di masjid terus terjadi di Eropa. Setelah beberapa hari lalu, Masjid Agung Islamic Institute di Kota Martigue, dekat Marseille, Prancis, kini Masjid Hagia Sophia di kota Amsterdam dilempari botol bir. Akibat serangan itu, kaca jendala masjid hancur berantakan.

Ini adalah kali kedua serangan Islamofobia dialamatkan ke Masjid Hagia Sophia. Tahun lalu, di tempat ini seorang pelaku bertopeng melemparkan batu ke jendela masjid tak lama setelah salat Isya.

 “Kami berharap aparat dan politisi mengambil tindakan pencegahan terhadap serangan semacam itu,” kata Gazi Cırık, Ketua Dewan Yayasan Masjid Hagia Sophia, kepada Anadolu Agency (AA) via laman republika.co.id, Selasa (6/7/2021).

Cirik mengaku telah memberikan berbagai keterangan dan barang bukti yang dibutuhkan kepada pihak kepolisian. Menurut Cirik, serangan itu membuat komunitas Muslim merasa cemas akan kembali terulang serangan serupa.

Ia berharap aparat bisa melakukan langkah pencegahan dan menangkap pelaku sehingga komunitas Muslim merasa aman dan nyaman dalam beribadah. Sementara itu, National Vision Federation menyampaikan, Masjid Hagia Sophia di Amsterdam, Belanda dirusak, Minggu (4/7/2021) malam. Federasi mengungkapkan bahwa jendela masjid tersebut pecah akibat lemparan botol bir.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Diam-Diam Belanda Selidiki Masjid dan Institusi Muslim Gunakan Jasa Perusahaan Swasta

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

AC Milan ucapkan Selamat Maulid Nabi Muhammad

AC Milan Ucapkan Selamat Maulid Nabi Muhammad Kepada Fans Beragama Islam

Milan – Klub sepakbola AC Milan memberi ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. …

Ken Setiawan di UM Metro

Ken Setiawan: Ribuan Kelompok Radikal yang Mengatasnamakan Agama di Lampung Masih Gentayangan

Lampung – Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengaku prihatin terhadap fenomena …