Tentara Israel ratakan bangunan dengan Masjid Ibrahim Hebron
Tentara Israel ratakan bangunan dengan Masjid Ibrahim Hebron

Tahun Baru 1 Muharram, Israel Ratakan Tanah Dekat Masjid Ibrahim Hebron

Hebron – Umat Muslim Palestina harus merayakan tahun baru 1 Muharram 1443 Hijriah dalam tekanan penjajah Israel. Buktinya, saat umat Islam merayakan pergantian tahunn, tentara Zionis justru meratakan tanah dekat Masjid Ibrahim, Kota Hebron, Tepi Barat, dengan menggunakan kendaraan berat.

Imam Masjid Ibrahim, Sheikh Hifthi Abu Isneineh mengatakan kepada Quds News Network bahwa kendaraan militer Israel meratakan tanah yang berdekatan dengan situs suci. Hal itu dilakukan dalam rangka menerapkan rencana negara pendudukan untuk membangun lift dan jalan khusus untuk digunakan oleh penjajah ilegal Israel.

Kelompok-kelompok Islam lokal telah menyerukan warga Palestina setempat untuk memobilisasi dalam mempertahankan tempat suci, untuk melindungi fitur-fitur Islamnya, dan mencegah otoritas pendudukan mengubah karakter masjid.

“Rencana itu sangat berbahaya dan bertujuan untuk mengubah fitur keagamaan dan sejarah masjid, mengabaikan hukum internasional karena masjid tersebut masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO,” kata Direktur wakaf Hebron, Jamal Abu Iram, dikutip Imemc via laman republika.co.id, Rabu (11/8/2021).

“Kami menyerukan semua orang untuk datang dan berdoa di masjid untuk mempertahankannya dari pendudukan dan pemukimnya,” ucap Jamal.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Mahkamah Internasional PBB Segera Putuskan Kasus Genosida Muslim Rohingya

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Dr KH Adnan Anwar

Membangun Kebanggaan Nasional untuk Lawan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Jakarta – Semangat nasionalisme pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menandakan rumusan identitas kebangsaan yang tidak …

uas ditolak masuk singapura berikut hal yang diketahui sejauh ini

Ormas Perisai Pendukung UAS Demo Kedubes Singapura Siang Ini

Jakarta – Penolakan Pemerintah Singapura terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) yang hendak memasuki wilayah Singapura …