Wartawan Afghanistan
Wartawan Afghanistan

Taliban Tegaskan Dukung Kebebasan Berekspresi Berdasarkan Syariah Islam

Kabul – JuruBicara Menteri Dalam Negeri Afghanistan Sayed Khosti berjanji Taliban akan mendukung kebebasan berekspresi di bawah syariat Islam. Pernyataan itu diucapkan Khosti, pada acara peningatakan koordinasi antara media dan lembaga terkait di Kabul, Senin (1/11/2021). Ia menegaskan, Taliban tidak akan membiarkan siapa pun membungkam kebebasan berekspresi.

“Taliban mendukung kebebasan berekspresi berdasarkan nilai-nilai Islam dan kepentingan negara ini, dan berkomitmen untuk tidak membiarkan siapa pun menciptakan hambatan bagi media,” kata Khosti, dilansir di ANI News via laman republik.co.id, Selasa (2/11).

Media lokal Tolo News melaporkan para jurnalis dan pengawas media meminta pejabat Taliban membentuk skema yang jelas untuk kebebasan berbicara dan kebijakan media.

“Amandemen harus dibentuk untuk media. Jadi, berdasarkan skema Imarah Islam, media harus menjalankan aktivitasnya,” kata kepala komite keselamatan jurnalis Afghanistan, Abdul Moyed Hashimi.

Sementara itu, saluran radio Police, yang telah menghentikan operasinya selama hampir tiga bulan, kembali mengudara pada Senin. Karena penutupan banyak organisasi media yang membuat puluhan pekerja media kehilangan pekerjaan, beberapa jurnalis Afghanistan terpaksa mengambil pekerjaan berbahaya.

Seorang juru kamera Mustafa Jahari yang telah bekerja di media Afghanistan selama sekitar delapan tahun saat ini bekerja sebagai vendor. “Saya menganggur selama empat bulan. Saya merasa akan mengalami masalah mental karena siang dan malam di rumah,” kata Jafari.

Sebelumnya serikat wartawan mengatakan bahwa lebih dari 30 tindakan kekerasan terhadap wartawan telah tercatat di Afghanistan sejak Taliban berkuasa.

“Persatuan Jurnalis Nasional Afghanistan melakukan penilaian umum atas status wartawan Afghanistan di seluruh negeri dan itu menunjukkan bahwa lebih dari 30 kasus kekerasan terhadap wartawan terjadi,” kata ketua serikat tersebut, Masroor Lufti.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

sekjen mui anwar abbas  200108191407 353

MUI: Hiburan Biduan Usai Isra Mi’raj di Banyuwangi Tak Hormati Nilai-Nilai Keagamaan

Jakarta — Aksi hiburan biduan yang digelar di panggung peringatan Isra Mi’raj di Banyuwangi, Jawa …

keutamaan bulan sya'ban

Bulan Sya’ban Segera Tiba: Bulan yang Sering Dilupakan, Tapi Dicintai Rasulullah

Tanpa terasa, umat Islam akan segera memasuki bulan Sya’ban pada 20 Januari 2026. Bulan ini …