Terowongan Toleransi Segera Dibangun dari Masjid Istiqlal ke Katedral

0
1714

 

Jakarta – Indonesia dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi toleransi. Simbol toleransi itu tercermin dari keberadaan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang selama ini selalu berkolaborasi apik dalam menggaungkan toleransi kehidupan beragama.

Dan jalinan toleransi itu akan semakin erat dengan disetujuinya pembangunan terowongan toleransi dari Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral.

Kepastian pembangunan itu terjadi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui usulan pembuatan terowongan tersebut.

Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral memang berlokasi berseberangan dan hanya dipisahkan jalan raya. Masing-masing tempat ibadah ini menyediakan lahan parkir untuk keperluan hari raya.

“Tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui sekalian, sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi,” kata Jokowi di sela-sela meninjau proyek renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Terowongan yang dimaksud adalah terowongan bawah tanah. Jokowi menamainya dengan “terowongan silaturahmi”.

“Tidak kelihatan berseberangan, tapi silaturahmi. Terowongan bawah tanah, sehingga tidak nyeberang. Sekarang pakai terowongan bawah, terowongan silaturahmi,” ucap Jokowi.

Sementara itu, saat ini Masjid Istiqlal tengah direnovasi besar-besaran pertama kali sejak 41 tahun lalu. Jokowi meyakini proyek rampung sebelum bulan Ramadhan tahun ini.

“Renovasi total Masjid Istiqlal sudah dimulai tahun lalu. Kita harapkan nanti sebelum Ramadhan sudah bisa selesai sehingga bisa dipakai. Ini adalah renovasi besar sejak 41 tahun yang lalu,” pungkas Jokowi.