Seringkali kita mendengar kata pepatah yang mengatakan “tidur pagi rejeki dipatok ayam”. Maksudnya, tidur pagi menghambat rejeki karena ayam saja sudah bangun terlebih dahulu. Benarkah tidur pagi dapat menghambat rezeki?
Pepatah di atas sejatinya selaras dengan hadist Nabi : Tidur pagi itu menghalangi datangnya rezeki. (HR Ahmad dan Baihaqi). Sumber utama dari banyak pepatah yang menjadikan tidur pagi sebagai penghalang rezeki berdasarkan dari hadist ini.
Kenapa tidur pagi menghambat rejeki? Pertama kita tinjau dulu dari aspek kesehatan. Ternyata bahaya tidur pagi bagi kesehatan sangat banyak. Kebanyakan orang tidur pagi karena tidak mempunyai waktu tidur yang cukup di malam hari.
Efek dari kurangnya tidur malam dan tidur pagi hari secara medis menimbulkan banyak masalah. Beberapa contoh penyakit yang rentan bagi orang yang kurang tidur malam dan melampiaskan di pagi hari adalah diabetes, obesitas, penyakit jantung dan pembuluh darah, mudah lupa dan pikun, dan sulit berkonsentrasi.
Secara logika, orang dengan kerentanan penyakit seperti ini jelas akan menggangu dan akan membawa keburukan pada kehidupannya. Rejeki tentu saja akan terganggu dengan kerentanan penyakit yang dimiliki. Wajarlah, banyak tidur pagi menghambat rezeki.
Itu kalo kita tinjau dari aspek Kesehatan. Tetapi dalam aspek yang lain dalam pandangan hukum sunnatullah tidur pagi memang bertentangan dengan hukum alam. Sesuatu yang bertentangan dengan hukum alam akan tidak mengalami kehidupan yang harmonis.
Hukum alam atau sunnatulllah itu berbunyi : Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha. ( QS Al-Furqan 47).
Jadi, Tuhan menciptakan malam sebagai waktu untuk istrahat layaknya pakaian yang menutupi. Sementara siang dijadikan waktu untuk bekerja. Hukum Allah menetapkan sesuai tubuh manusia yang juga sebagai ciptaan Tuhan. Karena itulah, tidur malam tidak tergantikan dengan tidur siang karena kualitasnya yang berbeda.
Dalam ayat lain misalnya dalam surat al-an’am ayat 96, “Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.”
Pagi merupakan tanda mulai aktifitas di siang hari ketika fajar menyingsing. Islam menandai aktifitas pagi dengan ibadah terlebih dahulu melalui shalat subuh. Di pagi hari setelah seseorang melaksanakan ibadah shalat subuh, seorang muslim tidak disarankan untuk kembali tidur.
Terdapat kegiatan yang lebih baik di banding tidur yakni dengan berdzikir dan berdoa kepada Allah. Waktu pagi adalah waktu yang tepat untuk memulai suatu kebaikan salah satunya dengan mendekatkan diri kepada Allah.
Apabila selesai beribadah, mana pikiran positif akan datang dan kita bisa mulai melakukan kegiatan di pagi hari. Mengisi kegiatan pagi tidak hanya dengan mencari rejeki yang berupa uang saja, namun bagi seorang ibu rumah tangga, bisa memulai membersihkan rumah, mempersiapkan kebutuhan anak dan suami atau kegiatan yang lainnya, sehingga memulai pagi dengan kegiatan yang bermanfaat.
Mempersiapkan siang dengan bangun pagi dengan berbagai aktifitas yang dimulai dengan ibadah adalah ciri khas umat Islam. Inilah sebenarnya keistimewaan Islam dalam siklus 24 jam. Memilih bermalas-malasan dan tidur di pagi hari menjadi wajar akan merugikan diri secara spiritual, mental dan kesehatan.
Kualitas udara pagi hari merupakan udara yang bersih dari polusi debu ataupun asap rokok, dan orang yang memilih untuk tidur pagi pastinya ia akan melewatkan untuk menghirup udara bersih di pagi hari yang tentunya menyehatkan tubuh. Maka sabda Rasulullah bersabda: Tidur pagi itu menghalangi datangnya rezeki tidak hanya rejeki material tetapi rejeki dan nikmat lain berupa kesehatan, kebugaran dan kesiapan diri untuk bekerja di siang hari.
Dalam hadist yang lain Rasulullah juga telah mendoakan secara langsung orang-orang yang mau berkegiatan di pagi hari. Sebab itu barang siapa yang melewati waktu pagi dengan kegiatan tidur semata, maka bersiaplah ia menjadi orang yang merugi. Masihkah anggap mitos tidur pagi menghambat rezeki?
Islam Kaffah Media Pembelajaran Islam Secara Kaffah