Mendidik Anak

Tiga Keteladanan Penting Orang Tua dalam Mencetak Karakter Anak

Pendididkan pertama anak adalah keluarga. Peran orang tua sangatlah berpengaruh dalam tumbuh kembangnya anak. Bukan hanya sekedar petuah, nasehat, atau kata-kata, keteladanan orang tua pun justru sangat berpengaruh dalam pendidikan anak.

Keteladanan merupakan pendidikan mendasar yang dapat dilihat langsung dan paling mudah ditiru anak-anak ketimbang nasehat, petuah, atau kata-kata yang sulit diterapkan oleh anak-anak. Setiap nasehat atau kata-kata yang diucapkan oleh orang tua pada anaknya kadangkala bisa terpengaruhi oleh perkataan orang lain, namun, keteladan menjadi pengetahuan yang mendidik mental dan karakter anak.

Lalu, apa saja keteladan yang harus ditanamkan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Pertama, sikap adil. Penanaman tentang sikap adil tidak perlu diajarkan dengan kata-kata tetapi dengan tindakan orang tua terhadap anaknya.

Mungkin sebagian orang tua bertanya-tanya “mengapa adil harus diterapkan oleh orang tua kepada anak-anaknya?”. Jawabannya mungkin akan mengejutkan sebagian dari orangtua, yakni karena dengan orang tua bersikap adil, maka orang tua dapat meredam konflik yang terjadi di antara anak-anak mereka. Sekaligus sikap adil orang tua akan mengajari anak untuk selalu bersikap adil di masa mendatang.

Perlu digarisbawahi juga bahwa adil sendiri bukan berarti harus menyamaratakan antara kebutuhan kakak-beradik yang usianya terpaut lebih jauh, itu kesalahan yang sangat fatal. Justru menyamaratakan hanya menjadi solusi sesaat yang akan menimbulkan konflik di antara mereka.

Di sinilah peran adil sering disalahartikan oleh sebagian orang. Kebanyakan sebagian orang mendefinisikan adil sendiri ialah menyamaratakan antara kebutuhan satu dengan lainnya. Padahal sesungguhnya makna pengertian adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Kedua, selalu mendoakan anak pada kebaikan, bukan keburukan. Hal yang penting selanjutnya dalam mendidik anak adalah mendoakan anak. Mendoakan anak akan menimbulkan kemauan tanpa disuruh untuk selalu mendoakan orang tuanya. Orang tua yang senantiasa mendoakan anak-anaknya, pasti akan selalu didoakan oleh anaknya sampai kapan-pun.

Baca Juga:  Amalan Mudah dari Rasulullah untuk Memudahkan Rejeki

Perkataan adalah doa begitu pepatah sering mengatakan. Ketika ada persoalan di dalam pekerjaan dan rumah tangga atau menghadapi anak-anak yang nakal, seringkali para orangtua berbicara yang buruk pada anaknya. Berbicara buruk pun adalah bagian dari doa. Jika orang tua mengucapkan buruk pada anaknya, secara tidak langsung mereka telah mendoakan buruk pada anak mereka sendiri.

Ada suatu kutipan yang menyatakan “doa buruk orang tua kepada anaknya adalah sangat berbahaya, sebab hal itu akan membawa kepada kehancuran masa depan si anak dan membawa kehancuran orangtua itu sendiri”. Dari kutipan di atas jelaslah, bahwa doa buruk yang diucapkan orang tua pada anaknya sangat berbahaya. Selalu mendoakan anak untuk kebaikan karena akan jadi teladan terbaik bagi anak untuk selalu mendoakan terbaik bagi orang tua.

Keteladanan ketiga yang harus ditanamkan orang tua adalah tabah dan sabar. Tabah dan sabar mendidik anak akan menjadi teladan bagi anak-anak betapa orang tua ketika merawat mereka penuh kesabaran dan perjuangan. Merawat, mengasuk dan mendidik anak tidak ubahnya berjihad di jalan Allah karena butuh kesungguhan, kesabaran dan keteguhan.

Sabar dan tabah sendiri merupakan sikap yang penuh dengan ujian dalam menjalankannya. Tak perlu heran jika melihat seseorang atau bahkan kita sendiri ketika sedang menjalani sikap sabar dan tabah banyak sekali mendapat ujian. Karena ujian tersebut semata-mata hanya karena Allah ingin melihat seberapa sabar dan tabah-kah kita dalam menjalankan Titah-Nya, disitulah sikap sabar dan tabah di uji.

Maka dari itu, jadilah orangtua yang bisa diteladani oleh anak-anaknya, karena keluarga adalah lingkar pertama bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan wabil khusus untuk para orangtua. Bukankah kita sering mendengar kalimat bahwa “anak merupakan anugerah dari yang Maha kuasa”, maka dari itu sudah sepatutnya para orangtua memberikan pendidikan yang sebaik-baiknya bagi anak sendiri. Dan pendidikan terbaik adalah keteladanan orang tua.

Bagikan Artikel

About Intan Ratna Sari