Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan, PBNU: Bukan Hanya Tragedi Sepak Bola, Tapi Tragedi Indonesia

Jakarta – Pertandingan lanjutan Liga 1 antara tuan rumah Arema Malang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu 91/10/2022), berakhir tragis. 123 suporter tuan rumah meninggal dunia akibat kerusuhan setelah Singo Edan kalah dari Bajul Ijo 2-3.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan duka cita atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur pada Sabtu(1/10/2022). Ucapan itu disampaikan Gus Yahya melalui akun instagram resmi miliknya @yahyacholilstaquf.

“Tragedi ini, tentu bukan hanya tragedi sepak bola Indonesia, melainkan juga tragedi Indonesia,” tulis Gus Yahya, Minggu (2/10/2022), dikutip dari NU Online.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU H Syaifullah Yusuf menambahkan, Ketua Umum PBNU langsung mengambil sejumlah langkah pasca tragedi tersebut. Di antaranya PBNU menyerukan shalat gaib bagi korban jiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruan, membentu posko terpadu untuk membantu para korban.

Pada hari Selasa (4/10/2022) mendatang, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf juga akan ke Malang untuk bertemu perwakilan keluarga korban guna menyampaikan ucapan duka sekaligus memberikan santunan.

Tidak hanya santunan dari Ketua Umum, PBNU juga memerintahkan LAZISNU memberikan bantuan termasuk bantuan untuk korban yang saat ini sedang dirawat.

PBNU melalui Lembaga Kesehatan mendirikan juga Posko Crisis Center beralamat di Kantor PCNU Kota Malang, Jl KH Hasyim Asy’ari No 21 Malang.

Ketua LK PBNU HM Zulfikar As’ad mengatakan posko dibentuk atas kerja sama dengan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Jawa Timur dan LKNU Kabupaten Malang, Rumah Sakit Islam Unisma, LAZISNU Malang, dan beberapa lembaga lain.

Posko Crisis Centre LK PBNU melayani aduan atau laporan orang hilang atas tragedi Kanjuruhan Malang.

“Aduan dari keluarga berupa korban yang belum ditemukan, advokasi hukum, trauma healing, bantuan kesehatan, dan pemberian santunan untuk korban,” imbuh Gus Ufik.

Selain datang langsung ke alamat Posko, masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan posko maupun mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi call centre di nomor 0813 33800054 atau 0813 348159.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Rakernas FKUB di Palu

Tingkatkan Kerukunan dan Harmonisasi Umat, Moderasi Beragama Direkomendasikan Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

Palu –  Moderasi beragama perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan nasional untuk diajarkan di semua satuan …

icmi akan terus berperan sebagai pelopor aksi transformasi bangsa

Ketua ICMI: ICMI Akan Bekerja Atas Nafas Keislaman dan KeIndonesiaan

JAKARTA – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) akan terus menjadi salah satu organisasi yang menginspirasi …