mahsa amini
mahsa amini

Tragedi Mahsa Amini dan Cara Berislam Kita

Ternyata persoalan jilbab tidak hanya menjadi persoalan di Negara Indonesia saja. Pada tanggal 13 September 2022, seorang wanita asal Iran bernama Mahsa Amini telah ditangkap di Teheran saat ia hendak berkunjung dari daerah Kurdi di Barat Iran. Mahsa ditangkap polisi moral karena alasan tidak memakai jilbab dengan benar atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Iran.

Namun sayangnya, dalam penangkapan tersebut, Mahsa harus kehilangan nyawanya. Polisi mengabarkan berita kematian Mahsa karena adanya masalah jantung. Keterangan tersebut dibantah oleh pihak keluarga, karena selama ini Mahsa dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Karena adanya kejanggalan dari kasus kematian Mahsa ini memicu kemarahan publik yang kini semakin meluas. Karena adanya insiden mengejutkan ini, kini dunia kembali menyoroti aturan berpakaian Islami di Iran sampai polisi bisa menjadi brutal atas ketegasan peraturan tersebut.

Sejak revolusi Islam di tahun 1979, pemerintah Iran telah mewajibkan bagi wanita untuk mengenakan penutup kepala atau jilbab. Aturan dalam pemerintahan ini mengacu pada rujukan ayat al-Quran dan juga referensi hadist yang membenarkan aturan tersebut. Sehingga aturan dalam berhijab ditegakkan secara ketat oleh polisi moral atau Guidance Patrol. Polisi moral banyak berkeliaran di jalan-jalan dengan mobil van yang menahan orang-orang yang dinilai menggunakan pakaian tidak pantas dalam syariat.

Bagi wanita yang tidak mengenakan hijab di ruang publik atau menggunakan jilbab namun tidak sesuai aturan maka dinilai sedang melakukan suatu tindakan kejahatan. Jika melanggar aturan jilbab ini, mereka bisa dihukum denda hingga 500.000 Rial Iran (setara dengan Rp 176 ribu) atau penjara hingga dua bulan. Namun penentangan atas aturan jilbab banyak digencarkan di Negara Iran dan puncaknya karena adanya korban jiwa karena pelanggaran tersebut. Dalam protesnya, para wanita terlihat membakar jilbab dan memotong rambut yang mereka ekspresikan sebagai bentuk kebebasan.

Entah alasan tradisi, identitas, ekspresi keagamaan, atau tekanan keluarga. Tidak bisa membenarkan kekerasan yang telah dilakukan oleh polisi moral tersebut. Seorang wanita yang dipaksa menggunakan jilbab dengan cara tekanan hukuman cambuk, denda, maupun penjara karena melanggar aturan berpakaian Islami. Sikap brutal seperti inilah yang justru banyak orang membenci aturan seperti ini. Bahkan, akan banyak seorang yang pada akhirnya tidak mengimani agama Islam karena bentuk penindasan seperti ini.

Argumen pemerintah yang mengatakan bahwa polisi moral memberikan nasihat tentang hukum berjilbab untuk wanita muslimah, kenyataannya mereka semua memaksa dan mengendalikan para wanita dengan dasar aturan yang ada. Jika perlakuan seperi ini terus dijalankan akan banyak orang yang melihat bahwa jilbab merupakan simbol penindasan bagi wanita muslim.

Nyatanya di Negara Iran, jilbab bukan diwajibkan bagi mereka yang muslim saja, namun juga diwajibkan bagi mereka yang non-muslim. Bagaimana bisa seseorang dipaksa untuk mengikuti suatu hal yang jelas tidak terdapat dalam keyakinannya?

Yang harus kita tekankan sebagai muslim bahwasanya Islam adalah agama yang fitrah yang sudah seharusnya menjadi tempat yang nyaman bagi pemeluknya terutama bagi mereka para wanita. Karena pada dasarnya Islam mengistimewakan wanita. Jangan sampai pengekangan hak atas manusia diatasnamakan agama Islam, supaya Islam tidak dilihat sebelah mata. Stigma agama yang seringkali tidak berdasar, justru seringkali dijadikan alat sebagai pembenaran dalam kekerasan dan pembenaran atas permasalahan yang baru.

Kasus kematian Mahsa sudah seharusnya menjadi peringatan bagi kita agar semakin menanamkan Islam dengan santun. Islam harus diajarkan dengan penuh rahmat. Kita sebagai muslim harus bisa memahami mana hak yang bisa kita dapatkan, bukan malah kita menggambil hak Allah untuk menghakimi umatnya.

 

Bagikan Artikel ini:

About Imam Santoso

Avatar of Imam Santoso

Check Also

perbedaan madzhab

Berbuat Adil adalah Berbuat Kebaikan Tanpa Memandang Latar Belakang Agama, Itu Perintah Agama

Hak beragama merupakan hak azasi yang melekat pada diri manusia. Negara Indonesia juga telah menjamin …

pinjaman online

Pinjol Memakan Korban Ratusan Mahasiswa, Inilah Cara Transaksi yang Aman dalam Islam

Baru-baru ini santer berita tantang beberapa mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terjerat pinjaman online …