Ucapan Selamat Tinggal “Baitullah” melalui Tawaf Wada’

0
136

Di mana ada pertemuan di situ pasti ada perpisahan Ungkapan ini pantas untuk mewakili saat saat jamaah haji akan meninggalkan kota makkah karena telah selesai menunaikan ibadah haji Kembali ke tanah air masing masing Tetapi sebelum beranjak pergi ada satu lagi ibadah yang harus dikerjakan Sebagai ritual terakhir lepas pisah dengan Baitullah yaitu tawaf Wada Tawaf Wada adalah tawaf yang dikerjakan setelah semua rangkaian ibadah haji telah selesai Karena itu tawaf ini kemudian diberi nama wada atau perpisahan Ulama sepakat tentang pensyaritan tawaf ini Akan tetapi untuk perempuan yang sedang mengalami haid pensyari atan itu gugur Menurut Imam Syafi I Imam Ahmad dan Hasan al Bashri taaf wada hukumnya wajib bagi orang yang melaksanakan ibadah haji Karena itu apabila tidak dikerjakan wajib membayar dam atau denda Sementara untuk orang yang lagi haid dan nifas kewajiban menjadi gugur Inilah pendapat mayoritas ulama sebagaimana pendapat Imam Nawawi al majmu VIII 271 Hal ini membuktikan bahwa tawaf wada adalah bagian penting dari rangkaian ibadah haji Oleh karena itu harus dikerjakan dengan sungguh sungguh supaya ibadah haji yang dilakukan benar benar sempurna Sebagaimana sabda Nabi Orang orang diperintahkan untuk menjadikan tawaf di Ka bah sebagai amalan terahir mereka tetapi ada keringanan bagi wanita haid HR Bukhari dan Muslim Ibnu Hajar berkata hadis ini berisi dalil tentang kewajiban tawaf Wada karena indikasi perintah dan keringanan bagi wanita haid Fathu al Baari III 747 Pendapat ini juga dikuatkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas Artinya Orang orang dari setiap penjuru meninggalkan kota Makkah lalu Rasulullah Saw bersabda Janganlah seorang pergi meninggalkan Makkah hingga akhir amalannya adalah tawaf di Ka bah HR Muslim Baca Juga Haji Ritual Pemujaan Pra IslamSementara menurut Imam Malik tawaf wada ini hukumnya sunnah Konsekuensi dari hukum sunnah ini adalah tidak ada kewajiban apapun bagi mereka yang tidak mengerjaknnya Hasyiyah al Dasuqi II 53 Pendapat ini juga didasarkan pada hadist di atas dengan analisa pada perempuan haid Andaikata tawaf wada hukumnya wajib maka wanita haid walaupun mendapat dispensasi untuk melakukannya ia tetap harus membayar denda Perpisahan yang mengharukanPerpisahan ini terasa berat setelah sekian hari kerinduan pada Baitullah terobati kini perpisahan harus terjadi Jamaah haji sebentar lagi akan pulang ke tanah airnya masing masing Setelah kewajiban kewajiban dalam ibadah haji telah tunai dikerjakan Para tamu Allah ini akan berpamit pulang Selayaknya seorang tamu yang berpamitan kepada tuan rumah untuk kembali ke rumahnya masing masing Tetapi perpisahan tetaplah harus terjadi Sebagai tamu Allah para jamaah harus pamit undur diri kepada Baitullah karena ibadah haji merupakan bentuk penghormatan dan bukti kecintaan manusia kepadanya Perpisahan dengan Baitul Haram Tawaf Wada yakni tawaf sebanyak tujuh kali mengelilingi Ka bah setelah semua rangkaian ibadah telah selesai Tawaf perpisahan Tawaf Wada ini memiliki arti bukan hanya tubuh yang berputar mengelilingi ka bah hati juga memainkan peran yang tak kalah urgennya Tawaf hati Hati berputar mengelilingi Ka bah sebagai perwujudan adanya tali kasih dan kecintaannya pada Rumah pencipta ini Pada saat saat seperti ini hendaklah dirasakan dan diresapi bahwa kita sedang berada di hadapan Allah Suatu ikatan batin yang kuat antara hamba dan Rabb nya Bagi mereka yang melakukan ibadah haji dengan sesungguhnya tentu ini merupakan sesuatu yang sangat menghimpit hati Bagaimana tidak Memenuhi panggilan Ilahi ini merupakan nikmat yang luar biasa Tidak semua orang bisa merasakannya Menjadi tamu Allah di rumahNya Getar getar hati enggan melepas pisah tentu akan menjalar disanubarinya Pasti titik air mata haru menetes karena Baitullah akan ditinggalkan Doa akan dilantunkan semoga kita berjumpa kembali Dan proses ibadah haji dicatat sebagai haji mabrur ibadah yang kelak dihari kiamat akan mempertemukan seorang hamba dan Tuhannya lebih mesra lagi Raga boleh berpisah Tapi ikatan batin cinta tetap mempertemukan dua kekasih setiap saat Kekasih tersebut akan membimbing untuk senantiasa menjaganya kearah yang lebih baik Selamat tinggal Baitullah Faizatul Ummah

Tinggalkan Balasan