Screen Shot 2020 09 16 At 10.21.43 Am
Screen Shot 2020 09 16 At 10.21.43 Am

Wapres dorong santri Diluar Negeri Berperan Aktif Dalam Persamaian Dunia Melalui Second Track Diplomacy

Jakarta (ANTARA) – Alumni Pondok Pesantren yang melanjutkan pendidikan diluar negeri jumlahnya ribuan, mereka tersebar diberbagai negara, dari Asia, Afrika, Arab hingga Eropa. Pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI) NU kemarin menggelar seminar secara daring yang menghadirkan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin.

Wakil Presiden dalam paparannya mendorong para santri Nahdlatul Ulama (NU) untuk memanfaatkan waktunya selama berada diluar negeri untuk memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan perdamaian dunia melalui second track diplomacy.

“Santri Indonesia, yang tentunya memiliki potensi dan peduli terhadap masalah perdamaian dunia, perlu memberikan kontribusinya melalui second track diplomacy yang dilakukan oleh aktor-aktor non-pemerintah,” kata Ma’ruf Amin dalam web seminar Rois Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Antarnegara yang diselenggarakan secara daring, seperti dikutip dari laman antaranews.com, Selasa, (15/09).

Diplomasi yang dapat dilakukan oleh para santri Indonesia di luar negeri tersebut antara lain dengan menyelenggarakan dialog antaragama, antarbudaya dan antarperadaban yang menjunjung Islam moderat dan toleran, kata Ma’ruf.

“Di era digital, ini diplomasi yang dimaksud tidak hanya berbentuk komunikasi langsung, tetapi juga bisa melalui media elektronik dan cetak,” tambahnya.

Dengan keberadaan para santri di luar negeri, Ma’ruf juga berharap kerja sama internasional yang selama ini dijalankan Pemerintah dapat semakin optimal melalui dialog yang mendukung demokrasi dan perlindungan hak-hak asasi manusia, termasuk bagi kelompok minoritas.

Ma’ruf juga meminta agar seluruh santri dapat ikut berperan aktif dalam misi perdamaian dunia, seperti yang telah dilakukan Pemerintah antara lain dalam mendukung kemerdekaan Palestina, mendorong terwujudnya perdamaian di Afganistan, serta membantu penyelesaian krisis kemanusiaan di Rakhine State dan Filipina Selatan.

Baca Juga:  Arab Saudi Tangkap Ulama dan Qori Terkenal

“Santri dapat berperan aktif berkontribusi pada perdamaian dunia. Peran ini dibutuhkan untuk memperkuat inisiatif-inisiatif yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia yang selama ini sangat aktif dalam berkontribusi kepada perdamaian dunia,” ujarnya.

Bagikan Artikel

About redaksi

Avatar