neraka
neraka

Inilah Ancaman Siksa Pedih bagi yang Mengabaikan Zakat

Membayar Zakat di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Banyaknya berkah yang akan kita dapatkan jika kita mau menjalankannya. Namun sebaliknya, jika seorang muslim membangkang dan tidak mau membayarkan zakat akan diganjar dengan siksa yang pedih.

Seperti yang kita ketahui bahwa kewajiban zakat merupakan rukun Islam yang ke tiga yang pastinya wajib untuk di penuhi. Karena inilah kewajiban Zakat memiliki kedudukan penting dalam Islam. Dan apa jadinya, jika seorang muslim mengabaikan pembayaran zakat? Dan azab mengerikan seperti apa yang akan menantinya karena tak mempedulikan hak-hak orang yang membutuhkan?

Dalam al-Quran di jelaskan ancaman bagi orang-orang penunggak zakat, “Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.” (QS. at-Taubah: 34)

Maksud dari ayat di atas ialah bagi umat yang mengusai dan menyimpan harta benda berupa emas maupun perak, namun mereka tidak menunaikan zakatnya, maka ingatkanlah mereka akan mendapatkan siksa yang sangat pedih. Dan balasan seperti apa yang akan didapatkan jika melalaikan kewajiban tersebut?

Pertama, disulut batu panas

Bagi umat Islam yang tidak mau membayar zakat sebagai hak orang lain maka ia akan mendapat azab dengan cara disulut batu serta besi yang panas di neraka jahanam. Seperti yang tertuang dalam hadist Al-Ahnaf ibn Qais ra berkata:

“Saya pernah berada di antara kaum Quraisy. Kemudian Abu Dzar lewat dan berkata, ‘Sampaikanlah berita gembira pada orang-orang yang menyimpan  hartanya (tidak mau membayar zakat) bahwa punggung mereka akan disulut hingga keluar dari lambungnya, dan tengkuk mereka dicos hingga keluar dari keningnya’.” (HR. Bukhari).

Dalam hadist lainnya juga disebutkan mengenai siksaan pedih bagi mereka penunggak zakat. Mereka akan diberikan batu-batu yang dipanaskan dari neraka jahanam.

Sampaikanlah berita gembira pada orang-orang yang menyimpan hartanya (tidak mau membayar zakat) bahwa batu-batu yang dipanaskan di neraka Jahannam akan diletakan di puting mereka hingga keluar dari pundaknya, dan diletakan di pundaknya hingga keluar dari puting kedua dadanya, hingga membuat tubuhnya bergetar tidak karuan.” (HR. Bukhari)

Baca Juga:  Belajar Taubat dari Pembunuh Paman Nabi

Kedua, dililit ular beracun

Harta yang tidak dikeluarkan zakatnya akan dirubah oleh Allah menjadi seekor ular jantan yang beracun, kemudian ia menggigit atau memakan orang yang lalai tersebut.

Nabi Muhammad bersabda,“Barangsiapa diberi harta oleh Allah, lalu dia tidak menunaikan (kewajiban) zakatnya, pada hari kiamat hartanya dijadikan untuknya menjadi seekor ular jantan aqra’ (yang kulit kepalanya rontok karena dikepalanya terkumpul banyak racun), yang berbusa dua sudut mulutnya. Ular itu dikalungkan (di lehernya) pada hari kiamat. Ular itu memegang (atau menggigit tangan pemilik harta yang tidak berzakat tersebut) dengan kedua sudut mulutnya, lalu ular itu berkata,’Saya adalah hartamu, saya adalah simpananmu’. Kemudian beliau membaca (surat Ali Imran: 180): ’Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil menyangka…dan seterusnya’.” (HR Bukhari, 1338)

Ketiga, diinjak hewan peliharaan

Dan apabila zakat yang diwajibkan kepadanya berupa binatang, namun dia lalai, maka bagi si pembangkang tersebut akan mendapat siksaan dengan cara diinjak-injak oleh hewan peliharaannya.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Tidak ada pemilik unta, sapi, dan kambing yang tidak membayar zakatnya kecuali binatang-binatang tersebut datang di hari kiamat dengan postur yang sangat besar dan sangat gemuk yang mengamuki pemiliknya dengan tanduk-tanduk mereka dan menginjak-nginjaknya dengan kaki mereka. Ketika binatang yang paling belakang habis, maka yang depan kembali lagi padanya hingga pemutusan (hisab) selesai di antara manusia.” (HR. Muslim).

“Kewajiban zakat adalah ajaran agama Allah ta’ala yang diketahui secara pasti. Sehingga, orang yang mengingkari kewajibannya sesungguhnya telah mendustakan Allah dan Rasulnya, sehingga ia akan dihukumi kufur.” (Muhyiddin an-Nawawi, al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab, Mesir, al-Muniriyah, cetakan kedua, 2003, jilid V, halaman 331)

Itulah sebagian dari ancaman bagi seorang muslim yang wajib membayar zakat namun tidak mau membayarkannya. Dan apabila orang tersebut beralasan tidak mau membayar zakat karena didasari pengingkaran terhadap kewajiban zakat, maka iapun akan dihukumi murtad. Na’udzubillah min dzalik. 

Bagikan Artikel ini:

About Imam Santoso

Avatar of Imam Santoso

Check Also

bulan muharram

Bulan Muharram : Sejarah Persatuan, Perpecahan dan Tragedi Politik dalam Islam

Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender hijriyah yang memiliki sejarah penuh makna. Banyak kejadian …

Haji

Tidak Bisa Haji dapat Pahala Haji : Ulama Besar Pun Kaget dengan Amalan Tukang Sol Sepatu Ini

Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi yang merupakan ulama terkenal di Makkah pada …