Para atlet dan ofisial Muslim melakukan Salat Idul Adha di perkampungan atlet Olimpiade Tokyo
Para atlet dan ofisial Muslim melakukan Salat Idul Adha di perkampungan atlet Olimpiade Tokyo

Atlet dan Ofisial Muslim Tetap Gelar Salat Idul Adha di Venue Olimpiade Tokyo

Tokyo – Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo, Jepang, dibuka secara resmi Jumat (23/7/2021) malam. Namun sepekan atau bahkan berapa waktu sebelumnya para atlet dan ofisial telah berada di Tokyo untuk melakukan persiapan dan penyesuaian lingkungan. Selain itu pandemi Covid-19, mengharuskan mereka wajib diperiksa kesehatan secara ketat.

Dari atlet dan ofisial yang hadir, terdapat ratusan bahkan ribuan datang dari negara Muslim, termasuk Indonesia. Alhasil para atlet dan ofisial Muslim itu harus merayakan Hari Raya Idul Adha di Tokyo. Mereka pun tetap menggelar Salat Idul Adha di perkampungan atlet dan melakukan pertemuan dengan keluarganya secara daring. Semua dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Atlet, ofisial dan jurnalis dari seluruh dunia, semuanya terputus dari kota-kota lainnya dan tunduk pada aturan pemakaian masker dan penerapan jarak sosial. Setelah bertahun-tahun berlatih, beberapa atlet dan ofisial dari negara-negara muslim kini berkumpul untuk bertanding dan berdoa bersama dalam rangka Idul Adha dengan menggunakan masker.

“Delegasi negara-negara Islam melakukan salat Idul Adha di Kampung Atlet,” tulis Komite Olimpiade Yordania dalam akun Twitter disertai dengan foto-foto atlet dan ofisial yang tengah berdoa menggunakan sepatu dan pakaian olahraga, seperti dikutip Reuters via laman republika.co.id, Jumat (23/7/2021).

Beberapa pejabat yang mengenakan baju olahraga berlambang negara Arab Saudi tampak melakukan salat tanpa beralaskan sajadah. Masker menyembunyikan senyum mereka.

Sementara perwakilan dari Maroko dan Yordania berbagi permen dari kaleng kecil dalam acara tersebut. Sebagian besar perayaan tersebut hanya terbatas pada pesan daring.

Sebanyak 14 pemain tim bola voli putri Turki yang dijuluki “Sultan Net” di negara asalnya itu mempublikasikan pesan video lewat media sosial Instagram dan Twitter.

Baca Juga:  Rasis dan Islamophobia, Gelar Miss Michigan Dicopot

“Selamat Id untuk semua orang dari Tokyo,” ujar tim bola voli putri Turki.

Tim bola voli Turki merupakan salah satu harapan penyumbang medali bagi negara tersebut, setelah mereka mengantongi medali perunggu bulan lalu dalam turnamen Volleyball Women’s Nations League. Tim pengungsi Olimpiade Tokyo meliputi atlet-atlet dari Afghanistan, Suriah, Irak dan Iran.

“Atlet-atlet Muslim merayakan Idul Adha, dan kami senang mereka bisa melakukannya. Jelas, dengan langkah-langkah yang ada, kami tidak dapat mengadakan pesta, jadi mereka melakukannya secara pribadi,” ungkap Direktur Solidaritas Olimpiade Komite Olimpiade Internasional (IOC) James Macleod dalam konferensi pers virtual.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Twit Abdulla Alamudi

Komentari Pelecehan Agama oleh Holywings, Kolumnis Media Qatar: Itu Bentuk Provokasi

Jakarta –  Pelecegahan agama yang dilakukan klub malam Holywings tidak hanya menyulut gejolak umat Islam …

Pernikahan beda agama

Nikah Beda Agama Disahkan PN Surabaya Preseden Buruk dan Resahkan Umat Islam

Jakarta – Beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mensahkan pernikahan beda agama yang diajukan …