Sekum Muhammadiyah Prof Abdul Muti
Sekum Muhammadiyah Prof Abdul Muti

Tak Percaya Corona, Sekum Muhammadiyah: Covid-19 Bukan Tahayul dan Konspirasi, Tapi Nyata

Jakarta – Di tengah upaya keras pemerintah mengatasi masalah pandemi Covid-19 yang  sangat tinggi, masih banyak pihak atau orang yang tidak percaya dengan Covid-19. Selain tidak percaya, mereka juga menilai virus itu sengaja dibuat China sebagai ladang bisnis.

“Covid-19 bukan tahayul dan konspirasi, tapi nyata,” kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti dalam webinar CONVEY Indonesia bertema Beragama di Masa Pandemi, Jumat (23/7/2021).

Dia menjelaskan, secara kasat mata virus yang berasal dari Wuhan tersebut memang tidak kasat mata. Karena itu, ada juga sebagian warga Muhammadiyah yang tidak mempercayai adanya Covid-19. Hingga suatu waktu, orang yang tidak percaya tersebut meninggal dunia karena terkena Covid-19. Dari kasus ini saja, masyarakat sebenarnya sudah bisa mengambil pelajaran.

“Fakta-fakta ini menjadi sebuah pembelajaran bahwa Covid-19 ini bukan takhayyul, bukan konspirasi, tetapi sesuautu yang ada,” ujar ujar Prof Mu’ti.

Menurut dia, kasus Covid-19 memang muncul pertama kali di Wuhan, China. Namun, dia menegaskan bahwa kasus Covid-19 ini bukanlah konspirasi China. Karena, China juga terkena dampak dengan virus ini.

“Bahwa dia (China) menjual vaksin memang iya. Tapi kerugian ekonomi yang diakibatkan Covid-19 ini jauh lebih besar daripada profit yang dia peroleh dari jualan vaksin itu,” imbuh guru besar UIN Syarif Hidayatullah ini.

Mu’ti menambahkan, kasus Covid-19 ini terjadi karena sunnatullah. Karena itu, jika manusia tidak hidup bersih dan menjaga kesehatannya, maka berbagai macam penyakit pun bisa datang.

“Salah satu solusinya kan mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kontak fisik dan lain-lain. Itu semuanya ikhatiar ilmiah yang itu bisa dijelaskan dan dipertanggungjawabkan secara saintis,” pungkasnya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Tokoh Agama Harus Masuk Prioritas Vaksinasi Covid-19

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

20210923170611

Taliban Akan Kembali Berlakukan Hukum Potong Tangan

KABUL – Pasca berhasil menguasai Afganistan, Taliban selalu menjadi perbincangan, berbagai spekulasi dan analisis diutarakan oleh …

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di depan Majelis Umum PBB

Turki di Garis Terdepan Perang Melawan Islamofobia

New York – Turki siap mengambil peran utama dalam berperang melawan Islamofobia di komunitas internasional. …