093128100 1635429326 830 556

Bait Indonesia Raya Tak Hanya Sekedar Lagu Kebangsaan, Tapi Ini Maknanya Menurut Habib Luthfi

JAKARTA — Lagu Indonesia Raya akan berkumandang kala memperingati hari Kemerdekaan, pada momentum olahraga hingga kegiatan-kegiatan baik pemerintah maupun sipil, tidak ketinggalan dahulu setiap hari Senin anak-anak sekolah dasar hingga SMA melakukan upacara bendera.

Lagu Kebangsaan, bagi Habib Lutfi bin Yahya bukan sekedar nyanyian atau pengiring lagu ketika upacara bendera. Namun, dalam setiap bait lagu Indonesia Raya ada ikrar kesetiaan dan ada ikrar akan nasionalisme yang akan dijunjung dimanapun dan kapanpun, sehingga lagu Indonesia Raya akan menancap dalam kalbu dan sanubari manusia Indonesia.

Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (JATMAN) yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, mengajak masyarakat Indonesia menghayati makna mendalam kala menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seperti dilansir dari laman republika.co.id Sabtu, (02/7/22).

Hal ini sebab orang yang dapat memahami dan menghayatinya dengan mendalam akan merasakan kebanggan sebagai warga negara Indonesia.

“Untuk mengibarkan sang saka merah putih dikira tokoh-tokoh agama tidak ikut campur? Beliau-beliau ikut andil besar. Mendorong keyakinan yang luar biasa. Mulai melentur nasionalisme mencintai bangsa ini. Lupa pendiri bangsa ini, siapa tokoh utama yang ikut andil besar dalam memerdekakan bangsa ini,” kata pimpinan Majelis Kanzus Sholawat ini.

Menurut Habib Luthfi lagu Indonesia raya berisikan ikrar pengakuan setia terhadap Indonesia sepanjang masa. Di mana dari pengakuan tersebut muncul rasa syukur sebagai anak bangsa. Selain itu dia juga mengajak masyarakat untuk memahami makna bendera Merah Putih yang merupakan kehormatan, harga diri dan jati diri bangsa yang harus dipertahankan.

Habib Luthfi mengingatkan agar selalu percaya diri, bangga dan menunjukan jati diri sebagai bangsa Indonesia di mana pun berada karena hal ini pula telah ditanamkan oleh para pendahulu Indonesia. Dengan begitu setiap individu memiliki rasa untuk menjaga, merawat dan melindungi Indonesia.

Habib Luthfi menjelaskan bahwa tujuan Allah SWT menciptakan manusia dalam perbedaan adalah untuk saling mengenal sehingga muncul sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lainnya.

Seorang Muslim yang mengerti konsep demikian, menurut Habib Luthfi  pastinya akan memberikan teladan dan menjadi juru damai perekat umat dan bangsa. Sehingga tidak mudah menjadi bangsa yang gampang dipecah belah oleh pihak lain.

Selain itu Habib Luthfi juga mengajak segenap masyarakat Indonesia bangga menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk yang dibuat dan dihasilkan di dalam negeri. Sebab itu merupakan bentuk kecintaan dan kebanggaan terhadap Tanah Air.

Menurutnya bila masyarakat Indonesia memiliki kefanatikan terhadap hasil karya bumi pertiwi maka dalam waktu dekat perekonomian Indonesia dapat maju dengan pesat. Di samping itu Habib Luthfi juga mengingatkan agar setiap elemen bangsa menjauhi pertengkaran yang justru hanya menghambat kemajuan bangsa.

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Ratusan eks anggota NII Garut kembali baca dua kalimat syahadat dan ikrar setia kembali ke NKRI

Tobat, Ratusan Eks NII Garut Baca Syahadat Lagi dan Ikrar Setia Kepada NKRI

Garut – Ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, melakukan pertobatan …

penceramah radikal

Jangan Heran Sudah Diprediksi Nabi, Sering Bikin Gaduh dengan Fatwa tanpa Ilmu

Terkadang kita susah membedakan antara ulama yang fasih ilmu fikih dengan hanya penceramah. Banyak pula …

escortescort