Salawat Nariyahh serentak GP Ansor
Salawat Nariyahh serentak GP Ansor

Berdoa Pandemi Segera Berakhir, Ribuan Kader GP Ansor Lantunkan Salawat Nariyah Serentak

Jakarta –  Pandemi Covid-19 tidak bisa diprediksi kapan berakhir, meski upaya keras PPKM Darurat telah dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun di tengah upaya itu, upaya lain berupa doa tetap harus dilakukan. Pasalnya, pandemi ini akan berakhir, bila Allah SWT berkehendak.

Hal itulah yang mendasari GP Ansor menggelar acara membaca serentak Salawat Nariyah, Sabtu (24/7/2021). Ribuan kader GP Ansor mengikuti acara yang bertujuan untuk mendoakan agar wabah kasus Covid-19 di Indonesia segera teratasi dan virus mematikan itu enyah dari Bumi.

Pembacaan salawat yang digelar secara virtual ini diikuti oleh ribuan kader GP Ansor di seluruh Indonesia maupun perwakilan di luar negeri. Salawat dan zikir tersebut dipimpin oleh Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor Gus Khoirul Anwar dan Timbul Pasaribu.

“Musibah ini momentum kita untuk mendekat kepada Allah. Dan sebagai salah satu tanda orang beriman adalah dengan berdoa, kita mengakui bahwa hanya Allah yang Maha Kuasa atas segalanya,” ujar Ketua GP Ansor Luthfi Thomafi dalam sambutannya mewakili Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas dikutip dari laman okezone.com.

Luthfi Thomafi mengatakan, pembacaan Salawat Nariyah selama ini sudah menjadi tradisi kalangan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ikhtiar spiritual terkait hajat tertentu. Pembacaan Salawat Nariyah juga kerap dilakukan ketika suatu wilayah atau bangsa mengalami cobaan besar, seperti wabah.

Dia berharap, melalui pembacaan salawat, zikir dan doa bersama tersebut, wabah Covid-19 yang telah melanda Tanah Air dalam 17 bulan terakhir bisa segera teratasi. GP Ansor sangat prihatin lantaran hanya dalam waktu tersebut wabah ini telah merenggut nyawa lebih dari 82.000 orang. Tak hanya itu, wabah ini juga memorakporandakan berbagai sendi kehidupan, seperti ekonomi, sosial, pendidikan dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Lakukan Rapid Test COVID-19 di Pesantren, Gubernur Jabar Izin Ulama dan Kiai

Luthfi menambahkan, GP Ansor juga mendukung penuh langkah pemerintah yang tengah berupaya keras menangani pandemi ini agar bisa berakhir. Termasuk kebijakan pemerintah yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga Minggu (25/7/2021).

“Kita harus ikuti arahan pemerintah karena itu merupakan bagian upaya melindungi masyarakat,” terangnya.

Di tengah kasus Covid-19 yang masih tinggi ini, Luthfi juga mengajak para kader Ansor untuk terus mematuhi protokol Kesehatan 5 M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Dengan mematuhi prokes dan anjuran yang disampaikan oleh pemerintah, dia meyakini, kasus Covid-19 akan bisa cepat menurun.

“Musibah ini meski membuat kita menjadi terbatasi dan hidup tak normal, namun akan banyak hikmah yang bisa kita ambil,” kata dia.

Kegiatan bertajuk Pembacaan Salawat Nariyah dan Doa untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah ini juga diisi ceramah oleh Pengasuh Ponpes Al Husna Kajen, Pati KH Nadhif Abdul Mudjib. Adapun doa penutup dipimpin oleh KH R Machfud Hamid dari Ponpes Al Anwar, Maron, Purworejo.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH saat RDP dengan Komisi III DPR RI Rabu September

Anggota MIT Tambah Jadi 12 Orang, Kepala BNPT: Ada 17 Desa di Poso Penceramahnya Dukung Ali Kalora

Jakarta – Jumlah anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang semua tinggal 6 orang, …

Komjen Boy Rafli Amar

BNPT Tanggapi Positif Peringatan Jepang Terkait Potensi Aksi Terorisme di Tempat Ibadah

Jakarta – Jepang mengeluarkan peringatan potensi ancaman terorisme di Indonesia dan lima negara ASEAN yaitu …