Berislam itu Mudah dan Tidak Memberatkan

0
67

Apa yang terjadi pada Abdullah bin Amr bin Ash patutlah menjadi renungan dan pelajaran yang berharga bagi umat Islam Karena enggan menerima keringanan dari Rasulullah pada usia senjanya ia menyesal Walaupun sikap penolakan tersebut tidak berarti pembangkangan kepada Allah dan Rasulullah namun semata niatnya tidak lebih karena keinginan luar biasa untuk selalu beribadah kepada Allah Ceritanya saat Abdullah bin Amr masih muda Rasulullah pernah memberikan berbagai macam keringanan kepada umatnya dalam beribadah Namun ia menolaknya Suatu saat Nabi bertanya kepadanya Benarkah kamu selalu berpuasa di siang hari dan tidak pernah berbuka Abdullah menjawab Benar wahai Rasulullah Nabi pun memberi saran Cukuplah berpuasa tiga hari dalam sebulan Merasa masih muda dan memiliki kebugaran jasmani ia menanggapi saran Nabi Aku sanggup melakukan lebih banyak dari itu Kemudian Nabi memberikan saran yang lebih ringan lagi Kalau begitu kamu cukup berpuasa dua hari dalam seminggu Lagi lagi Abdullah menjawab Aku sanggup lebih banyak lagi Rasulullah kembali berkata Kalau begitu lakukanlah puasa yang lebih utama yaitu puasa Nabi Daud puasa sehari lalu berbuka sehari Setelah diam sejenak Nabi kembali bertanya Benarkah kamu membaca al Quran sepanjang malam sampai tidak tidur Abdullah menjawab Benar wahai Rasulullah Rasulullah menimpali Perbuatanmu itu baik sekali Tetapi aku khawatir kamu akan jenuh membaca al Quran terutama bila kamu telah tua nanti Kemudian Nabi memberi saran Sebaiknya kamu membaca al Quran sampai khatam selama satu bulan Kalau kamu bisa lebih cepat khatam dalam sepuluh hari Dan kalau bisa lebih cepat lagi khatam dalam tiga hari Abdullah diam terpekur dan berusaha memahami saran saran tersebut Rasulullah lantas mencontohkan dirinya sendiri Aku berpuasa dan berbuka Aku salat dan tidur Aku menikahi perempuan Ketahuilah tubuhmu juga punya hak untuk istirahat Maka siapa yang tidak suka sunnahku tidak akan termasuk dalam golongan umatku Baca juga Cara Ulama Menasehati Pemimpin Abdullah baru menyadari saran saran dari Rasulullah tersebut ketika usianya sudah mulai lanjut dan tulang tulangnya mulai renta sampai ia kesulitan mempertahankan kesetiaannya pada amal amalnya saat muda dahulu Ia pun berkata Andai saja dahulu aku terima kemudahan kemudahan dari Rasulullah Islam Agama MudahJika kita telusuri lebih jauh sebenarnya apa yang disarankan oleh Rasulullah kepada Abdullah bin Amr bin Ash di atas sejalan dengan firman Allah dalam al Quran yang mengisyaratkan bahwa alih alih menghendaki kesukaran Allah justru menghendaki kemudahan bagi para hambaNya Allah tidak membebani seseorang melebihi batas kesanggupan orang tersebut termasuk dalam ibadah Allah berfirman Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan bulan yang di dalamnya diturunkan permulaan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang bathil karena itu Barangsiapa di antara kamu hadir di negeri tempat tinggalnya di bulan itu Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka Maka wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari hari yang lain Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk Nya yang diberikan kepadamu supaya kamu bersyukur QS Al Baqarah 185 Pada ayat yang lain Allah juga berfirman Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya mereka berdoa Ya Tuhan Kami janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah Ya Tuhan Kami janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang orang sebelum kami Ya Tuhan Kami janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya beri ma aflah kami ampunilah kami dan rahmatilah kami Engkaulah penolong Kami Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir QS Al Baqarah 286 Sebagai seorang Muslim tentu kita semua sudah mafhum bahwa setiap hukum dan kewajiban yang telah ditetapkan oleh Allah wajib dilaksanakan oleh umat Islam Namun sebagai manusia Islam sangat menyadari kelemahan batas dan kesukaran Di samping itu tidak hanya hak Allah tetapi ada hak manusia yang juga harus dilakukan sebagai seorang manusia Suatu kebaikan untuk menghabiskan waktu dengan selalu beribadah shalat puasa dan membaca Qur an Tetapi bukan suatu keburukan untuk menjeda dan memberikan istirahat tubuh dan rasa insani yang melekat dalam diri manusia Tidur lapar dan istirahat adalah kebutuhan manusiawi Allah tidak membebani umatnya di luar batas kemanusiaan Karena itulah dalam Islam ada konsep tentang rukhshah keringanan yang bisa diraih sekalipun dalam ibadah wajib Kata kuncinya adalah Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu Artinya bukan berarti mengentengkan kewajiban tetapi sesungguhnya menjalani kewajiban itu sangat mudah dan jangan mempersulit diri Bahkan dalam kesulitan pun Allah memberikan kemudahan dengan adanya keringanan atau rukhshah Belajar dari kisah Abdullah bin Amr bin Ash di atas Allah sama sekali tidak ingin membebani para hambaNya dengan tugas tugas ibadah tersebut Sebaliknya Dia menginginkan keutamaan ibadah yang terkadung di dalamnya bisa kembali kepada hambaNya tanpa membuat sang hamba merasakan kepayahan Wallahu A lam

Tinggalkan Balasan