Jombang Merebaknya berita insiden pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia HTI di Garut mendapat respon cepat dari ormas Islam dan Forkopimda di Jombang dengan merapatkan barisan dan mengambil sikap tegas Terkait insiden pembakaran bendera HTI di Garut Ketua FPI Jombang Habib Muhammad Assegaf meyakini Banser tak berniat untuk melecehkan kalimat tauhid Menurutnya komitmen Banser dalam menjaga dan memperjuangkan Islam di Indonesia selama ini sudah tak diragukan lagi Kami mengharapkan aparat penegak hukum untuk bersikap secara profesional dan adil dalam menangani masalah ini terangnya Tidak ingin situasi kian memanas dan dimanfaatkan oleh kelompok kelompok yang tidak bertanggungjawab Kapolres Jombang AKBP Fadli Widianto menggagas pertemuan antara ormas dan Forkopimda Pertemuan digelar di ruang Wirjono Prodjokoro Pengadilan Negeri PN Jombang hadir antara lain Bupati Mundjidah Wahab Ketua PN Hera Kartiningisih Kajari Syarifuddin Kasdim 0814 Mayor Jhon Kloats Kepala Kantor Kemenag Abdul Haris dan Ketua FKUB Isrofil Anwar Sementara dari unsur ormas Islam dihadiri Ketua PCNU Jombang Salmanuddin Yazid Ketua PC GP Ansor Zulfikar Dawam Ketua FPI Habib Muhammad Assegaf Ketua Hiznul Aman Shiddiqiyah Ploso Teddy Suprayogi perwakilan PD Muhammadiyah Abdul Wahid serta dari LDII Insan Fauzi Dikutip dari detik com Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto mengatakan salah satu agenda yang dibicarakan dalam acara ngopi bareng tersebut adalah untuk menyikapi insiden pembakaran bendera HTI di Garut beberapa waktu lalu Insiden Pembakaran Bendera HTI di Garut nampaknya telah mulai berpengaruh terhadap situasi Kamtibmas sehingga perlu langkah langkah antisipasi yang konkrit Maka kami perlu merapatkan barisan untuk menyatukan visi dan misi untuk menciptakan situasi kondusif di Jombang kata Fadli Minggu 28 09 Pada kesempatan yang sama Habib Muhammad juga menegaskan FPI Jombang sepakat menolak HTI kembali hidup di Indonesia Baginya HTI sudah ditetapkan sebagai organisasi terlarang oleh pemerintah lantaran bertentangan dengan ideologi Pancasila FPI sepakat HTI tidak boleh hidup di Indonesia karena sudah bertentangan dengan ideologi Pancasila tegasnya Sementara itu Ketua PC GP Ansor Jombang Zulfikar Dawam meminta seluruh pemuda Ansor maupun Banser untuk tak terpancing insiden pembakaran bendera HTI di Garut Sebagai sesama umat Islam kita harus tetap rukun dan menjalin ukhuwah tidak boleh terpancing dengan berita berita hoax pesannya

Tinggalkan Balasan