manfaat membaca al-quran
al-quran

Bukan Sekedar Pahala, Inilah Manfaat Membaca Al-Quran

“Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca al-Quran.” (HR. al-Baihaqi).

Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi setiap umat muslim. Dengan mempelajari dan mengamalkan al-Quran, akan mampu membuat si pembacanya menjadi lebih terarah. Bukan hanya membuat hidup terarah, membaca al-Quran juga memiliki banyak keutamaan, terutama ketika di baca di bulan ramadan.

Bulan Ramadan memang bulan yang tepat untuk umat muslim berlomba-lomba dalam hal kebaikan, karena di bulan ramadan, semua pahala di lipatgandakan oleh Allah. Aktivitas membaca dan mengkaji Quran tersebut bisa dilaksanakan di masjid, mushola, dan di rumah.

Biasa orang membaca al-Quran di bulan Ramadan membacanya dengan bertadarus. Anjuran tadarus al-Quran sesuai dengan firman Allah dalam surat al-Arof ayat 204: “Apabila dibacakan Al-Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.”

Dalam membaca al-Quran, disarankan untuk diucapkan secara lisan atau disuarakan, minimal terdengar oleh telinga sendiri. Tadarus al-Quran memiliki hikmah tersendiri, suara-suara yang dilakukan dalam bertadarus akan menimbulkan energy positif bagi sekitar. Energy positif tersebut yang nantinya memunculkan kebahagiaan bahkan kesehatan bagi tubuh kita.

Membaca al-Quran dengan lisan melibatkan mata, susunan syaraf pusat dan organ-organ bicara. Membaca dengan lisan serta memahami makna yang terkadung dalam ayat yang dibacanya akan melibatkan bagian otak neokorteks dan hepokampus dan menyimpan pesan yang terkandung dalam ayat dan dibawanya kea lam bawah sadar.

Selain itu dengan membaca al-Quran juga akan bermanfaat untk kesehatan tubuh, seperti media latihan olah nafas, karena membaca al-Quran ada aturan waqaf dan washol. Oleh karena itu, hendaklah ketika membaca al-Quran dengan tartil yakni sesuai dengan bacaan tajwid khsusunya hukum waqaf dan washol.

Baca Juga:  Tiga Akhlak Rasulullah sebagai Teladan dalam Kehidupan Berbangsa

Dengan memperhatikan hukum tersebut maka secara otomatis nafas kita akan lebih teratur dan lebih panjang. Hanya al-Quran lah satu-satunya bacaan yang memperlakukan hukum waqaf dan washol, kapan boleh bernafas dan kapan tidak boleh mengambil nafas. Pernafasan yang tepat merupakan penawar stres dan tentu saja berakibat positif terhadap kesehatan fisik kita secara menyeluruh.

Selain itu, dalam membaca al-Quran juga berperan positif membentuk gerak psikologis di dalam tubuh seseorang menjadi nyaman dan tenang. Dengan tubuh yang tenang, akan mampu merangsang hormon endorphin atau hormone kebahagiaan.

Hormon endorfin sendiri memiliki banyak fungsi. Seperti, mampu mereduksi atau menghilangkan potensi timbulnya sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh kita. Selain itu hormone endorfin juga mampu menurunkan tingkat depresi, kesedihan, dan seseeorang akan mampu memperoleh ketenangan jiwa.

Disimpulkan bahwa membaca al-Quran memiliki banyak manfaat dan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi yang membaca maupun yang mendengarkannya. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Kehebatan lain dari al-Quran juga dapat dijadikan sebagai obat dari penyakit-penyakit hati yang berguna untuk kesehatan jiwa.

Bagikan Artikel ini:

About Imam Santoso

Avatar of Imam Santoso

Check Also

mahsa amini

Tragedi Mahsa Amini dan Cara Berislam Kita

Ternyata persoalan jilbab tidak hanya menjadi persoalan di Negara Indonesia saja. Pada tanggal 13 September …

melaksanakan shalat

Semua Nabi Melaksanakan Shalat

Shalat merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh umat muslim di dunia. Seluruh …