Adian Husaini
Adian Husaini

Dai Harus Miliki Kompetensi Kepribadian dan Profesionalitas

Jakarta – Para dai harus memiliki dua kompetensi dalam menyampaikan ceramah, yaitu kompetensi kepribadian dan kompetensi profesionalitas.  Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Pusat, KH Adian Husaini.

“Dai sebenarnya pendidik seperti guru. Karena itu, yang paling penting itu kompetensi personal atau kepribadian. Itu sangat penting, sehingga pribadinya harus betul-betul baik, akhlaknya baik,” ujar Adian dikutip dari republika.co.id, Senin (4/10/2021).

Menurutnya, dai juga harus memiliki kompetensi profesionalitas, sehingga keilmuan seorang dai harus memadai. Ini penting agar para dai bisa menyampaikan sesuatu sesuai dengan kemampuannya.

“Kompetensi profesionalitas, keilmuannya juga harus memadai, dia menyampaikan sesuatu harus sesuai dengan kemampuannya,” ucapnya.

Adian mengungkapkan, dakwah itu wajib bagi setiap Muslim. Karena itu, orang yang ingin berdakwah tidak boleh dihalang-halangi.

“Misalnya, jika dia bisa mengajak orang untuk tidak maksiat, itu juga dakwah sebenarnya dan seorang dai juga,” katanya.

Namun, setiap dai memang memiliki kemampuan yang berbeda-berbeda, ada yang tingkat internasional hingga tingkat kampung.

“Jadi kalau berbicara dai ini begitu luas, beragam, dari yang paling alim tingkat internasional, sampai dai-dai canggih seperti UAS, UAH itu kan level dunia. Kemudian ada juga dai-dai di kampung,” jelas Adian.

“Jadi yang penting sebetulnya seorang dai jangan menyampaikan sesuatu yang dia tidak kuasai, isinya harus ilmiah, dan harus sesuai dengan adab atau akhlak,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) telah merilis Program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama pada 2020 lalu. Program itu untuk meningkatkan kompetensi dai. Adian berharap, Kemenag bisa menjalankan program ini dengan pendekatan yang bijak.

“Yang penting pendekatannya bijak. Jadi, yang penting semuanya dilakukan dengan semangat untuk memperbaiki, semangat keikhlasan. Karena kalau dicari kekurangannya pasti ada, dan ini yang harus ditingkatkan terus,” kata Adian.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  LDNU Serukan Para Dai dan Asatidz Berdoa Untuk Keselamatan dan Kekuatan Muslim Palestina

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

undangan non muslim

Fikih Toleransi (6): Menghadiri Undangan Non Muslim

Toleransi yang sejatinya merupakan ajaran Islam mulai menipis, bahkan dianggap bukan ajaran Islam. Ini terjadi …

toleransi

Khutbah Jumat – Islam dan Toleransi

Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لله الَذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَهَدَانَا إلَى صِرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ صِرَاطِ الَذِيْنَ …