masjid Bradford
masjid Bradford

Dewan Muslim Inggris: Jangan Terburu-Buru Buka Kembali Masjid

London – Dewan Muslim Inggris (Muslim Council of Britain/MCB) menyarankan masjid-masjid tidak terburu-buru dibuka kembali untuk menyelenggarakan salat berjamaah. Sebelumnya sudah beredar informasi Pemerintah Inggris mengizinkan rumah-rumah ibadah, termasuk masjid, dibuka lagi mulai 15 Juni 2020.

Mengutip dari 5pillarsuk, Minggu (14/6/2020), saran untuk tidak terburu-buru melakukan pembukaan kembali ini mengikuti konsultasi dengan ratusan masjid dan puluhan asosiasi Muslim regional serta nasional dalam beberapa minggu terakhir.

Sekretaris Jenderal MCB Harun Khan mengatakan, meskipun sebagai Muslim sangat rindu kembali ke masjid dan beribadah dengan jamaah lain, sebaiknya tidak terburu-buru. Sebab, virus Corona masih mewabah dan berbahaya.

Ia menyarankan para pengurus masjid harus hati-hati merencanakan dan memutuskan pembukaan kembali. Panduan tersebut dirancang untuk membantu pengurus masjid mencapai situasi yang aman.

“Kita harus memprioritaskan keamanan jamaah dan fokus pada meminimalkan risiko penularan infeksi dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.

Ia menyatakan koordinasi lokal juga penting dan pihaknya mendorong para pengurus masjid menerapkan pendekatan terkoordinasi masjid lain di kota atau wilayahnya, memanfaatkan Dewan Masjid setempat, forum Muslim regional dan platform lainnya untuk berbagi saran, praktik terbaik, dan sumber daya.

“Mengenai pengumuman Pemerintah Inggris bahwa tempat-tempat ibadah dapat dibuka kembali untuk untuk ibadah pribadi, jelas bahwa menerapkan ini untuk sebagian besar masjid sangat menantang dan tidak praktis. Kami merekomendasikan bahwa akan lebih bermanfaat bagi para pengurus masjid untuk memanfaatkan waktu dan upaya mereka dalam mempersiapkan untuk melanjutkan kembali salat berjamaah sejak 4 Juli, dengan kerangka waktu di Skotlandia dan Wales akan diumumkan,” katanya.

Setelah berkonsultasi, MCB menghasilkan panduan terperinci terkait pembukaan kembali masjid secara aman dan bertahap untuk salat berjamaah. Pedoman tersebut menyarankan masjid-masjid di Inggris wajib menerapkan langkah sebagai berikut:

Baca Juga:  Muhammadiyah Ogah Ikut Unjuk Rasa di Istana Karena Dinilai Banyak Mudharatnya

– Rencanakan bagaimana dan kapan harus dibuka kembali dengan menunjuk petugas serta tim keselamatan pencegahan covid-19.

– Rencanakan ruang yang akan dibuka kembali dan apakah di dalam ruangan atau luar, serta menghitung kapasitas aman maksimum masjid dengan jarak sosial.

– Rencanakan sejumlah fasilitas, misalnya panah arah, area wudu tertutup.

– Rencanakan staf dan sukarelawan seperti petugas keamanan dan penanggulangan covid-19.

– Mengumumkan hal-hal yang mesti dilakukan jamaah sebelum datang ke masjid, seperti membawa sajadah dan Alquran sendiri, lalu wudu di rumah.

– Mengukur suhu tubuh jamaah sebelum masuk masjid.

– menjaga jarak antar saf salat, jika memungkinkan 2 meter di semua arah.

– Penerapan amal tanpa kontak dan melarang jabat tangan usai salat.

– Siapkan rencana penanganan jika ada seseorang mengalami gejala atau positif covid-19.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH saat RDP dengan Komisi III DPR RI Rabu September

Anggota MIT Tambah Jadi 12 Orang, Kepala BNPT: Ada 17 Desa di Poso Penceramahnya Dukung Ali Kalora

Jakarta – Jumlah anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang semua tinggal 6 orang, …

Komjen Boy Rafli Amar

BNPT Tanggapi Positif Peringatan Jepang Terkait Potensi Aksi Terorisme di Tempat Ibadah

Jakarta – Jepang mengeluarkan peringatan potensi ancaman terorisme di Indonesia dan lima negara ASEAN yaitu …