malam nisfu sya'ban
malam nisfu syaban

Dalil Nisfu Sya’ban (3) : Doa Malam Nisfu Sya’ban

Sejatinya tidak ada yang meragukan tentang kemuliaan malam nisfu Sya’ban. Dengan janji turunnya rahmat dan ampunan, malam nisfu Sya’ban sebagai malam yang sebaiknya dihidupkan dengan amalan kebaikan termasuk berdoa.

Salah satu doa malam nisfu Sya’ban dari Ibnu Mas’ud dan menurut Mufti Al-Azhar, Mesir, Syeikh Athiyah Shaqr bahwa ini berikut juga diriwayatkan dari Umar bin Khattab. Tentu Khalifah Umar adalah sosok yang Nabi pun memerintahkan untuk mengikutinya sebagaimana mengikuti Abu Bakar.

Berikut doanya :

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِئينَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا فَامْحُ عني اسم الشقاء وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ تقول فِى كِتَابِكَ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ

“Allaahumma yaa dzal manni walaa yumannu ‘alaika yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa dzath thauli walin’aam, laa ilaaha illaa anta, dhahrul laajiin, wa jaarul mustajiiriin, wa amaanul khaa ifiin, allaahumma in kunta katabta nii ‘indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan famhu ‘anni ismas syiqa’ wa astbit nii sa’idan muwaffaqan lil khairaat. fa innaka taqulu fii kitaabika “yamhul laahu maa yasyaa’u wa yutsbitu wa ‘indahuu ummul kitaab.”

Artinya : “Wahai Dzat pemberi anugerah, maka tak ada yang mampu memberi anugerah pada Mu. Wahai Dzat yang agung dan mulia, pemberi anugerah dan nikmat. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Wahai penolong pengsungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi rasa aman bagi yang ketakutan. Jika Engkau menakdirkan aku di Lauh Mahfudz sebagai orang yang celaka, maka hapuskanlah. Dan tetapkanlah aku disisi Mu sebagai hamba yang beruntung dan mendapat pertolongan pada kebaikan. Engkau berfirman dalam Al-Quran: “039. Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh)”.

Baca Juga:  Syarat yang Harus Dipenuhi Ketika Bertobat

Malam nisfu Sya’ban tentu merupakan malam yang mulia. Semarakkan dengan amaliyah dan doa. Doa malam nisfu Sya’ban bisa bermacam-macam dengan berbagai bahasa. Dan doa di atas merupakan doa dari sahabat. Anda bisa memilih doa yang lain untuk mendapatkan rahmat dan ampunan yang turun di malam nisfu Sya’ban. Atau anda ingin mengikuti cara doa sahabat Ibnu Mas’ud dan Khalifah Umar bin Khattab seperti di atas.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Sarasehan Penguatan Moderasi Beragama BNPT dan UMY

Cegah Virus Radikal Terorisme di Sekolah, BNPT Perkuat Moderasi Beragama Guru SMA/SMK se-DIY

Yogyakarta – Generasi Z dan generasi milenial antara usia 14-39 tahun menjadi generasi yang paling …

Muhammad Syauqillah PhD

BPET MUI: Ciptakan Kesantunan Bermedsos dengan Penguatan Akhlak dan Nilai-Nilai Pancasila

Jakarta – Media sosial bukan sekedar ruang berinteraksi, tetapi juga menjadi ruang ekspresi diri dan …