malam nisfu sya'ban
malam nisfu syaban

Dalil Nisfu Sya’ban (1) : Kenapa Malam Nisfu Sya’ban Istimewa?

Bagi pencari dalil, semoga juga bisa mengamalkan setelah menemukan dalilnya, salah satu yang seringkali dipersoalkan adalah malam nisfu Sya’ban beserta amalannya yang pada tahun ini jatuh pada tanggal 18 Maret 2022. Tidak sedikit orang menunggu dalil untuk berbuat kebaikan, ada pula yang cukup meyakini perbuatan baik karena dilakukan oleh para ulama salaf yang memahami dalil, dan ada pula yang sudah ada dalil, tetapi juga enggan melakukan amalan kebaikan.

Saya hanya ingin meringkas dari buku yang ditulis oleh Ust Ma’ruf Khozin yang dalam banyak hal berhusnuddzon atas kegigihan beliau untuk amalan kebaikannya Menyusun buku : Mana Dalil Malam Nisfu Sya’ban? Buku yang sangat menarik untuk membuka pengetahuan dan menggerakkan hati untuk beramal kebaikan di malam nisfu Sya’ban.

Pertanyaannya, apakah istilah nisfu Sya’ban memang original atau padanannya pernah datang dari Rasulullah? Jika tidak berarti tidak perlu dibahas lebih lanjut. Namun, jika memang ada, lalu kenapa Rasulullah memberikan penekanan terhadap malam nisfu Sya’ban ini?

Dari Mu’adz bin Jabal, “Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah lmemperhatikan hambanya (dengan penuh rahmat) pada malam Nishfu Sya’ban, kemudian Ia akan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan musyahin (orang munafik yang menebar kebencian antar sesama umat Islam)”.

Hadist ini tercatat dalam kitab hadist Tharani 16639, Daruquthni 68, Ibnu Majah 1380, Ibnu Hibban 5757, Ibnu Abi Syaibah 150, al-Baihaqi 6352 dan Al Bazza 2389. Kualitas hadist ini sangat baik dan perawi hadistnya dikenal orang yang terpercaya. Bahkan menurut Ust Ma’ruf Khozin, Syekh Al Bani, Ulama Wahabi yang biasanya menilai hadist lemah dan palsu terhadap amalan yang tidak sesuai dengan ajaran mereka, mengatakan hadist ini shahih.

Baca Juga:  Sama-sama Terjadi di Bulan Ramadan, Apa Beda Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar?

Banyak hadist lain yang tidak diragukan kualitasnya yang secara eksplisit menggunakan kata nisfu sya’ban atau secara implisit merujuk pada malam itu menunjukkan keistimewaan malam nisfu Sya’ban. Artinya, Rasulullah memang memberikan tanda tentang adanya keistimewaan malam nisfu Sya’ban. Tidak ada alasan bagi mereka yang menuduh bid’ah atau membenci mereka yang berbuat amalan kebaikan di malam tersebut.

Apa keistimewaan malam nisfu sya’ban ? Dari berbagai hadist tersebut setidaknya dua hal yang patut diambil pelajaran. Malam nisfu Sya’ban Allah menurunkan rahmat (kasih sayang) dan membuka pintu ampunan. Karena keistimewaan itulah, umat Islam meningkatkan amalannya untuk menjemput rahmat dan ampunan Allah dengan berbagai macam amalan.

Pertanyaannya, apakah amalan tersebut ada dalilnya? Apakah itu bukan termasuk bid’ah? Apakah harus ada yang membenci amalan yang dilakukan di malam itu?

Tentu akan dijelaskan pada tulisan berikutanya. Nmaun, Saya hanya ingin mengingatkan kandungan hadist keistimewaan malam nisfu Sya’ban yang salah satunya ampunan itu tidak akan diberikan kepada mereka yang musyrik dan yang menabur kebencian atau permusuhan.

Marilah kita tidak menabur permusuhan dan kebencian terhadap sesama muslim yang hanya melakukan amalan kebaikan untuk menjemput rahmat dan ampunan yang dijanjikan Allah melalui yang disabdakan Rasulullah. Semoga kita mendapatkan keistimewaan rahmat dan ampunan di malam tersebut.

Bersambung

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

fa ec a fd ef

Gus Yahya Tegaskan NU Tak Boleh Dieksploitasi oleh Siapapun

Jakarta – Suara kaum nahdliyin sebutan bagi jamaah Nahdlatul Ulama (NU) selalu menjadi ajang perebutan …