Kaira mualaf
Kaira mualaf

Setia Dampingi Putri Jadi Mualaf, Ibu Non-Muslim: Dia Baca Alquran Seolah Quran Bicara Kepadanya

Jakarta – Biasanya orang tua akan tidak akan setuju bahkan tertekan ketika melihat sang anak memilih jalan berbeda dalam beragama. Namun itu tidak berlaku di keluarga gadis cilik bernama Kaira. Ia memilih menjadi mualaf, sementara sang ibu justru mendukung penuh dan terus mendampingi selama Kaira menjalani proses jadi mualaf.

Di usia yang baru menginjak 13 tahun, Kaira memutuskan berpisah dari agama lama. Hebatnya, sang ibu setia mendampingi Kaira selama proses menjadi mualaf.

“Saya sangat senang dan mendukung Kaira sebaik mungkin,” ujar ibunda Kaira dalam tayangan di kanal YouTube Ayatuna Ambassador.

Ibunda Kaira adalah seorang non-Muslim.. Tapi ia tidak pernah menentang apa pun jalan hidup yang dipilih oleh sang anak, termasuk keputusan memeluk agama Islam.

“Dia membaca Alquran dan mengatakan Quran seolah bebricara kepadanya. Dia sudah mendapati kemajuan yang positif dalam dirinya,” ujar sang ibu.

Kaira sendiri menceritakan awal ketertarikannya terhadap ajaran agama Islam. Hal ini bermula saat dirinya kerap mengunjungi berbagai negara dan melihat para wanita berhijab.

“Saya mulai mencari tahu seperti: ‘Kenapa perempuan Muslim menggunakan hijab?’ Meskipun masih tersimpan di benak saya. Saya hanya melakukan penelitian sesekali saja dari sana,” ujar Kaira.

Hingga akhirnya ia bertemu seorang teman Muslim dan membuatnya tertarik mempelajari Islam lebih jauh. Dari sana, Kaira mantap meyakini Islam sebagai agama yang benar.

Banyak hal yang baru diketahui Kaira setelah menjadi mualaf, salah satunya adalah hak-hak perempuan. Bagi dia, Islam sama sekali tidak mengekang kaum hawa.

“Saya temukan dalam Islam, perempuan berhak memiliki harta pribadi, yang mana pada masa itu tidak pernah terpikirkan. Jadi inilah yang saya suka tentang hak-hak perempuan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Koin Islam dari Masa Khalifah Harun Al-Rasyid Ditemukan Dalam Celengan di Israel

Kaira sudah menemukan kebenaran dalam Islam. Ia pun memiliki harapan agar kelak sang ibu bisa mengikuti jejaknya mendapatkan hidayah Islam.

“Masih banyak hal luar biasa lainnya yang ingin saya tahu dalam agama Islam, dan saya juga ingin ibu mengalaminya. Saya ingin ibu membuat keputusan yang tepat untuk dirinya sendiri,” tutur Kaira.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

KH Sholahuddin Al Aiyub

Radikalisme dan Liberalisme Distorsi Pemahaman Agama, Islam Wasathiyah Solusinya.

Jakarta – Radikalisme dan liberalism agama telah mendistorsi pemahaman agama. Karena itu, Islam wasathiyah menjadi …

maulid nabi

Khutbah Jumat – Hubbun Nabi

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …