Dukung Ozil, Menlu AS: Kebenaran akan Menang

0
809

Washington – Menteri Luar Negeri Mike Pompeo ikut memberikan tanggapan terhadap cuitan gelandang Arsenal asal Jerman, Mesut Ozil terkait penindasan Muslim Uighur oleh Pemerintah China. Tanggapan Pompeo itu juga dicuit via akun Twitternya, Selasa (17/12/2019).

Dalam cuitannya, Pompeo menyebutkan bahwa cara China dengan tidak menyiarkan pertandingan Liga Inggris yang melibatkan klub Arsenal, tidak akan bisa mengalihkan perhatian terhadap perlakuan diskriminasi terhadap Muslim Uighur.

“Badan-badan propaganda Partai Komunitas China CCP dapat menyensor pernyataan @MesutOzil1088 dan pertandingan @Arsenal sepanjang musim, tetapi kebenaran akan menang,’’ cuit Pompeo.

“CCP tidak dapat menyembunyikan pelanggaran #HakAsasiManusia yang dilakukan terhadap warga Uighurs dan keyakinan agama lainnya dari dunia.’’

Sebelumnya, Ozil menyatakan dukungannya untuk Uighur melalui akun Twitter pada Jumat (13/12/2019). Dalam unggahannya, Ozil mengkritik pemerintahan China yang dinilai melakukan penindasan kepada minoritas Uighur.

“(Di China), Al-Qur’an dibakar, masjid ditutup, sekolah-sekolah teologi Islam, madrasah dilarang, cendekiawan Muslim dibunuh satu per satu,” tulis Ozil.

Amerika, PBB dan berbagai kelompok HAM telah menuduh China menahan sekitar satu juta etnis Muslim Uighur di tempat yang disebut sebagai “kamp pendidikan ulang” di Propinsi Xinjiang, untuk memaksa mereka meninggalkan agama dan warisan budaya mereka.

Baca Juga:  Wuhan, Virus Corona, dan Kehidupan Muslim

Tinggalkan Balasan