Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor

Fakta Seputar KDW, Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor

Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris dari Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial KDW (30) di wilayah Gandaria, RT 04 RW 13, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Senin (14/6) malam. Berikut beberapa fakta tentang KDW yang dirangkum Islamkaffah.

1. Lulusan Teknik Kimia UI

KDW merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI) tahun 2012. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Humas dan ketua KIP UI Amelita Lusia. Pihaknya membenarkan bahwa KDW adalah lulusan Teknik Kimia UI.

“Ya. Yang bersangkutan (KDW) alumnu Kimia FMIPA UI” ujar dia saat dimintai konfirmasi oleh Media, Rabu (16/6).

KDW juga sempat diisukan sebagai lulusan terbaik UI. Namun hal tersebut ditepis oleh Amelita, “Bukan lulusan terbaik,” bantahnya kepada awak media.

2. Terkait Jaringan JAD

Penangkapan KDW alias KD alias AA merupakan hasil pengembangan dari penangkapan 13 orang terduga teroris sebelumnya di Riau pada Senin Pagi (14/6). Polisi mengatakan KDW terkait dengan jaringan Jamaah Ansorut Daulah (JAD).

“Densus telah mengamankan satu tersangka pelaku teror di Indonesia. Diamankan di Bogor, Jawa Barat, atas nama KDW berumur 30 tahun. Ini termasuk di dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (15/6).

3. Penyedia Bahan Baku Bom

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan tugas KDW adalah mempersiapkan bahan-bahan kikia yang akan digunakan untuk merakit bom.

“Peran tersangka KDW ini yang mempersiapkan bahan-bahan kimia yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuat bom,” lanjutnya.

Adapun sejumlah barang bukti yang diamankan Densus 88 saat menangkap KDW adalag bahan kimia seperti dekstran, sodium borate, hingga HCL.

Baca Juga:  Tanggapi Kasus UAS, MUI: Semua Pihak Harus Tahan Diri

“Dari tersangka KDW diamankan bermacam-macam bahan-bahan kimia, antara lain dekstran, magnesium sulfat, sodium borate, HCL, belerang, dan bahan-bahan kimia lain. Ini diamankan dari tersangka KDW,” kata Rusdi.

Namun berdasarkan keterangan warga setempat, terduga teroris sehari-hari memang berjualan bahan kimia, sesuai dengan bidang pendidikannya.

4. Admin Grup WA yang Sebarkan Seruan Jihad

KDW juga menjadi admin di salah satu WhatsApp Grup yang sering mendiskusikan tentang Jihad. Selain itu, pihaknya juga sering menyebarkan konten-konten JAD. “Selain itu teridentifikasi juga KDW sering menyebarkan konten-konten tentang daulah di beberapa medsos yang dimiliki olehnya. KDW ini (juga) menjadi admin salah satu WA group yang tentunya WA group terdiri dari kelompok KDW ini yang senantiasa mendiskusikan jihad dan daulah,” lanjut Rusdi.

Bagikan Artikel ini:

About Vinanda Febriani

Mahasiswi Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Check Also

Terorisme di Abad 21

Akar Permasalahan Terorisme di Abad 21

Salah satu Jubir Al-Qaidah pernah berujar bahwa internet merupakan “Universitas Studi Jihad Al-Qaidah”.

Perempuan Muslim

Salahkah Perempuan Muslim Berpendidikan Tinggi ?

“Dari Anas bin Malik ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Mencari ilmu sangat diwajibkan atas setiap orang Islam,”