Bogor Rais Aam Idarah Aliyah Jatman Jam iyyah Ahlit Thariqah al Mu tabarah an Nahdliyah Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya menegaskan bahwa kalimat tauhid L il ha illa Ll h bukan untuk dijadikan label tetapi untuk dipatri dalam sanubari hati sehingga bisa dipraktikkan dalam tindakan sehari hari Pernyataan itu diungkapkan Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya saat memberikan tausiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ruko Shooping Street Masjid Cikal Harapan II Citra Indah City Cileungsi Bogor Jawa Barat Senin 10 12 2018 dini hari Bila terpatri dalam hati pasti pengaruh kalimat tauhid Lailaha illa Llah ujar Habib Luthfi dikutip dari nu or id Ia mengutip sebuah hadits qudsi yang mengatakan Kalimat L il ha illall h adalah benteng Ku Allah Barangsiapa yang masuk ke dalamnya berarti ia masuk ke dalam benteng Ku Barangsiapa masuk ke dalam benteng Ku maka selamat dari azab Ku Apa yang dimasukkan tanya Habib Luthfi retoris di hadapan jamaah yang memadati Jalan Ruko Shooping Street Masjid Cikal Harapan II Citra Indah City Cileungsi Bogor Jawa Barat dalam rangka Maulid Nabi Muhammad Senin 10 12 dini hari Baca juga Bertolak ke Arab Saudi Menag Aka Tandatangani Ta limatul HajjHabib Luthfi lantas mengajak kepada hadirin untuk merenung apakah cara kita bertauhid sudah mendapat pantulan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam atau tidak Yakni tauhid yang menghujam ke sanubari diwarnai dengan mahabbah cinta lalu berdampak pada perilaku positif Sehingga kita melihat semuanya baik ber husnudh dhan tidak selalu berprasangka buruk tidak merasa benar sendiri Apa apa maunya benar sendiri orang lain salah katanya dalam kegiatan yang digelar Pengurus Ranting Istimewa Nahdlatul Ulama Citra Indah itu Menurut Habib Luthfi tauhid yang tidak sekadar terpaku pada atribut akan berakibat pada tindakan tindakan yang benar Panca indra seakan terbentengi dari perilaku yang buruk Matanya punya filter berupa tauhid Bukan tauhid label Tapi tauhid yang terukir dalam qalbi sanubari Tauhid dalam hati Demikian juga ketika tauhid itu berdampak pada mulut Tutur kata kita ini kira kira memecah belah umat atau bangsa atau mulut kita mulut penyejuk perekat umat perekat bangsa ujar Habib Luthfi Habib Luthfi juga mengajak kepada seluruh umat Islam agar bangga menjadi bangsa Indonesia dan bersama sama menjaga negeri ini dari perpecahan Menurutnya saudara umat Islam tidak hanya umat Islam tapi juga umat dari agama lain yang sebangsa dan setanah air Peringatan Maulid Nabi tersebut dimulai dengan pembacaan shalawat pada Ahad malam dengan mengusung tema Meneguhkan Kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad dan Kesetiaan terhadap NKRI Turut hadir dalam acara ini TGH Muhammad Zainul Majdi TGB dan Sayyid Seif Alwi Ba lawi

Tinggalkan Balasan