Jakarta Kemajuan teknologi informasi yang melahirkan media sosial medsos membuat banyak pergeseran pada kehidupan bermasyarakat di Indonesia Salah satunya kecenderungan generasi milenial yang lebih favorit berguru masalah agama kepada ustadz dibandingkan belajar pada guru agama Peneliti UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Abdur Razaki mengungkapkan generasi muda saat ini merasa lebih nyaman belajar keagamaan melalui media online dan model pendidikan di luar kelas Dalam hal keagamaan mereka pun lebih mengidolakan atau mempercayai hal hal yang disampaikan ustadz ketimbang guru agama Sekarang ustaz yang menjadi favorit bukan lagi dosen atau guru agama ujar Abdur Razaki dalam diseminasi hasil penelitian bertema Menanam Benih di Ladang Tandus Potret Sistem Produksi Guru Agama Islam di Indonesia di Jakarta Kamis 10 1 2019 dikutip dari republika co id Baca juga Guru Harus Mendidik Dengan Cinta dan Kasih SayangGenerasi milenial lanjut Razaki sangat susah diajak belajar di ruang kelas Bahkan mereka harus dipaksa untuk belajar di kelas Ironisnya mereka justru antusias menghadiri pengajian di luar Pemikiran ustadz dinilai sangat modern Berbeda dengan dosen meski punya statemen bagus tapi jarang diviralkan Hal itulah yang membuat dosen atau guru harusnya lebih kreatif ungkap Razaki Ia melihat tren Islamisme di Indonesia terus mengalami peningkatan Bahkan sebagian kampus di Indonesia mengakomodasi hal ini Banyak kelompok Islam baru seperti Nabawi atau Salafi yang diresmikan sebagai UKM Unit Kegiatan Kampus bahkan memperoleh pendanaan katanya Bagi anak muda menurut dia pembelajaran dari kelompok Islam baru itu menarik Mereka kelompok Islam baru sangat menarik dalam pendekatannya dimulai dari cara pengkaderan pendampingan harian hingga melalukan tabligh akbar secara sistematis ungkapnya

Tinggalkan Balasan