sunan kalijaga
sunan kalijaga

Sunan Kalijaga dan Tradisi Unik di Hari Raya Idul Adha

Terdapat tradisi yang cukup unik yang datang dari keluarga besar Sunan Kalijaga di setiap 10 Dzulhijjah atau bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Ialah tradisi penjamas, atau biasa dikenal  sebagai tradisi mencuci pusaka peninggalan Sunan Kalijaga dengan minyak jamas.

Pusaka kuno peninggalan Sunan Kalijaga ini telah berusia lebih dari tujuh abad. Dalam prosesi penjamasan pusaka sangat disakralkan oleh keturunan dan juga warga kota Demak. Dalam prosesinya sendiri, terdapat penjamas yang merupakan orang-orang pilihan yang berjumlah tujuh orang. Sebelum mereka melaksanakan prosesi, para penjamas haruslah menjalankan puasa terlebih dahulu. Proses menjamas pusaka harus dalam kondisi bersih hatinya dan tidak disertai dengan hawa nafsu.

Minyak jamas yang dimaksudkan untuk mencuci pusaka merupakan campuran dari minyak cendana, minyak melati dan juga minyak yang di buat khusus oleh ahli waris Sunan Kalijaga yang dipercaya oleh masyarakat mengandung berkah kewaliannya.

Tradisi ini rutin dilakukan setiap tahunnya di kota Demak. Para ahli waris, berkewajiban untuk melakukan penjamasan pusaka peninggalan Eyang Sunan Kalijaga. Prosesi dimulai dari tim penjamas pusaka dan iring-iringan. Penyerahan minyak jamas dilakukan oleh keturunan dari Sunan Kalijaga dengan abdi dalem yang telah dipilih sebelum prosesi berlangsung.

Setelah menerima minyak jamas oleh keturunan Sunan Kalijaga, para abdi dalem bergegas membawa minyak tersebut menuju makam Sunan Kalijaga dengan siiringi oleh para abdi yang lainnya. Setelah sampai di makan, keturunan Sunan Kalijaga tidak diperkenankan untuk masuk sebelum melakukan doa tawasulan.

Seusai membaca doa tawasulan juru kunci makam segera membuka pintu makam yang diikuti oleh tim penjamas untuk melaksanakan penjamas pusaka yang tersimpan di makam Sunan Kalijaga.

Penjamasan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga merupakan sebuah wasiat dari Sunan Kalijaga kepada para ahli warisnya untuk merawat sepeninggalnya. Beliau berpesan, “Nek duwur ulon-ulonku, setelah aku raono, jamasono utowo rawatono (di atas ulon-ulonku, setelah saya meninggal, mandikanlah atau rawatlah),”

Baca Juga:  Meneladani Kesederhanaan KH Hasyim Asy’ari

Prosesi penjamasan memiliki tujuan untuk mencari berkah Sunan Kalijaga. Masyarakat Demak mempercayai bahwa tangan ahli waris selaku panembahan yang menyucikan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga, akan mengantarkan keberkahan bagi masyarakat Demak.

Dalam prosesi penjamasan pusaka tersebut dilakukan dengan mata tertutup atau terpejam. Sunan Kalijaga berpesan, “Sing dopo wae wani ngulingani dapor miwah tangguhe, yen nganti surup mesti ngeno popo tanpo netro” (Barang siapa berani melanggar, melihat wujud pusaka, maka matanya akan buta).

Karena wejangan itulah, pada saat mencuci pusaka peninggalan beliau, seluruh tim penjamas dilarang melihat wujud pusaka tersebut. Mereka hanya diperbolehkan merendam tangannya dalam bokor (tempat) minyak jamas, selanjutnya melumasi kedua pusaka wali itu dengan kedua tangannya yang basah oleh minyak jamas.

Prosesi sakral penjamasan pusaka milik Sunan Kalijaga menjadi daya tarik warga kota Demak dan masyarakat sekitar kota Demak. Terbukti dalam setiap prosesinya, banyak ribuan warga dari berbagai daerah memadati kompleks makam Sunan Kalijaga dan di sepanjang jalan yang dilalui iring-iringan kirab minyak jamas.

Demi menghormati para pengunjung yang melihat prosesi Penjamasan tersebut, keturunan Sunan Kalijaga memberikan kesempatan bagi pengunjung yang ingin mendapatkan minyak jamas untuk mengikuti tradisi saliman dengan menyalami tangan para tim penjamas yang sudah ditaburi minyak jamas tersebut. Sebagian dari pengunjung yang meinginginkan minyak tersebut, berharap mendapatkan keberkahan dari wali Allah (Sunan Kalijaga).

 

 

Bagikan Artikel ini:

About Ernawati

Avatar of Ernawati

Check Also

jangan biasakan berbohong

Jangan Biasakan Berbohong dari Hal Kecil

Salah satu sikap yang tidak terpuji yang menjadi penyebab kerusakan adalah berbohong. Berbohong merupakan pangkal …

niat senin kamis

Rahasia Puasa Senin Kamis yang Perlu Anda Ketahui

 “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku …