rasa malu1
rasa malu

Hiasi Imanmu dengan Rasa Malu

Rasa malu merupakan sesuatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam pembentukan karakter manusia. Rasa malu akan mampu membuat seseorang membentengi diri untuk melakukan hal yang tidak berakhlak. Itulah alasannya mengapa agama islam memerintahkan kepada umatnya untuk memiliki sifat malu.

Jadi, seberapa besarkah pengaruh perasaan malu dalam mengatur cara hidup dan pergaulan manusia? Sehingga rasa itu mampu menjadi perisai kepada orang yang berakal, agar enggan mengerjakan perbuatan yang merugikan dirinya maupun orang lain.

Islam menempatkan budaya rasa malu sebagai bagian dari keimanan seseorang. Orang yang beriman pasti memiliki sifat malu dalam menjalani kehidupan. Orang yang tidak memiliki rasa malu berarti seseorang bisa dikatakan tidak memiliki iman dalam dirinya meskipun lidahnya menyatakan beriman.

Rasulullah dalam sabdanya, “Iman itu lebih dari 70 (tujuh puluh) atau 60 (enam puluh) cabang, cabang iman yang tertinggi adalah mengucapkan ‘La ilaha illallah’, dan cabang iman terendah adalah membuang gangguan (duri) dari jalan, dan rasa malu merupakan cabang dari iman.” (HR Bukhari-Muslim).

Orang yang tidak memiliki rasa malu akan cenderung untuk tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya. Contohnya saja, saat orang yang tidak memiliki rasa malu dan dia melakukan kesalahan yang tidak patut bagi dirinya, maka ia akan merasa biasa saja ketika melakukan kesalahan dan dosa walaupun banyak orang lain yang mengetahui apa yang telah dilakukannya.

Rasa malu sebenarnya bentuk dari rasa manusiawi dan kehormatan diri. Karena rasa malu mengalir dalam budi pekerti. Maksudnya adalah, seseorang sudah menjadi hal yang naluriahnya jika mereka mempertahankan kehormatan dirinya yang ada dalam rasa malu yang mereka miliki.karena dengan kehormatan diri yang ia miliki akan membuat orang lain memandang dirinya bermartabat atau tidak.

Itulah alasannya, banyak atlet yang merasa malu jika mereka tidak dapat memenangkan kejuaraan sampai mereka rela berlatih mati-matian demi mempertahankan kehormatannya dan bangsanya. Namun apabila seseorang hilang rasa malunya, secara bertahap perilakunya akan buruk, kemudian menurun kepada yang lebih buruk dan sampai kepada hal yang hina. Bagaimana jika suatu bangsa sudah tidak mempunyai rasa malu? Maka lahirlah keputusan dan kebijakan tanpa budi pekerti dan lahirlah generasi penerus yang mementingkan nafsu dan ambisi saja.

Sifat malu merupakan sifat yang sangat penting yang harus dimiliki oleh semua manusia, karena sifat malu merupakan benteng pertahanan untuk memelihara akhlak seseorang dan sumber utama dari kebaikan. sifat malu wajib untuk dipelihara dengan baik oleh setiap muslim baik didalam kantor, lingkungan masyarakat, keluarga dan dimanapun berada, karena sifat malu dapat memilihara serta menjaga dan menunjukkan keimanan seseorang.

Terdapat tiga macam bentuk dari sifat malu yang melekat pada pribadi manusia. Pertama, rasa malu kepada diri sendiri ketika sedikit melakukan amal saleh dihadapan Allah dan kebaikan untuk umat dibandingkan orang lain. rasa malu ini akan mendorong manusia untuk mampu meningkatkan kuantitas amal solehnya serta pengabdiannya kepada Allah.

Kedua, rasa malu kepada sesama manusia. Rasa malu ini sangat penting untuk dimiliki manusia, karena mereka akan dapat mengendalikan diri agar tidak melanggar ajaran dan tuntunan agama, meskipun yang bersangkutan tidak memperoleh pahala sempurna lantaran rasa malunya bukan karena Allah. Namun, malu seperti ini dapat memberikan kebaikan baginya dari Allah karena ia terpelihara dari dosa.

Ketiga, malu kepada Allah. sifat malu ini merupakan sifat malu yang  terbaik dan hanya sedikit saja orang yang memiliki rasa malu ini. Orang yang malu kepada Allah artinya orang itu tidak akan berani melakukan kesalahan sekecil apapun, karena ia menyadari bahwa Allah maha melihat dan maha mengetahui apa yang di perbuat hambanya.

Manusia merupakan makhluk yang paling istimewa dibandingkan makhluk-makhluk yang lainnya, karena manusia diberikan akal, nafsu, dan rasa malu. Sudah semestinya manusia mampu berusaha semaksimal mungkin agar  bermanfaat bagi mahkluk lainnya. Setidaknya tidak menambah beban kepada setiap permasalahan yang ada.

 

Bagikan Artikel ini:

About Sefti Lutfiana

Mahasiswa universitas negeri jember Fak. Hukum

Check Also

Cheng Ho

Cheng Ho : Islamisasi Nusantara dari Perpaduan Islam dan China

Di Indonesia, sentimentasi anti China merupakan salah satu konstruksi sejarah paling kejam. Letupan besar dari …

dispensasi nikah

Dispensasi Nikah : antara Mencegah atau Mengafirmasi Pernikahan Dini?

Mengagetkan di Indramayu, terdapat ratusan anak di bawah umur kisaran usia 19 tahun mengajukan dispensasi …

escortescort