Assalamualaikum Warahmatullahi WabarokatuhRutinitas kehidupan seringkali menyibukkan kita sehingga terkadang membuat kita menjadi lupa waktu terutama di waktu akan shalat jumat sebetulnya bagaimana hukumnya berdagang dan jual beli ketika telah masuk waktunya shalat jumat Mohon penjelasanya Irham Maulidi Pekayon BekasiWaalaikum Salam Warahmatullahi WabarokatuhAlhamdulillah segala puji hanya milik Allah SWT dan Rasul Nabi Muhammad Saw semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kenikmatan dalam melaksanakan ibadah sehingga kita dapat terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT bapak Irham yang dimuliakan Allah kesibukan duniawi terkadang memang membuat kita terlena sehingga sering sekali melupakan hal hal yang menjadi kewajiban dan lebih lupa lagi tentang kemabrukan hari hari tertentu yang oleh Allah SWT sebenarnya dijadikan hari yang penuh dengan keberkahan dan kemulyaan Termasuk di dalamnya hari jumat itu sendiri Hari jumat merupakan hari yang mulia pada hari inilah pengampunan dan keberkan dilimpahkan oleh Allah SWT oleh karenanya ulama mewajibkan untuk menyegerakan berangkat ke masjid menunaikan ibadah shalat jumat Datang sebelum waktunya merupakan keutamaan sedangkan meninggakan pekerjaan berdagang jual beli dan rutinitas kehidupan lainya harus segera dihentikan sebagai mana firman Allah SWT dalam surah al jumuah ayat 9 yang berbunyi Hai orang orang beriman apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum at maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah QS Al Jumuah 9 Baca juga Hukum Air wadi Madzi dan air ManiKewajiban untuk bersegera melaksanakan shalat jumat menurut mayoritas ulama dimulai ketika azan berkumadang di hadapan khatib jumat Sementara menurut mazhab Hanafi dimulai ketika azan pertama saat matahari tergelincir kecuali rumahnya jauh dari masjid maka diharuskan baginya untuk bergegas sebatas dapat melaksanakan kewajiban Menurut mazhab Hanafi menyegerakan shalat jumat hukumnya wajib ketika azan pertama berkumandang karena dilandaskan pada perintah Allah SWT dalam surah al jumuah ayat 9 Hai orang orang beriman apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum at maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui QS Al Jumuah 9 Mazhab Hanafi menghukumi makruh tahrimi mahruh yang mendekati haram jika melakukan kegiatan seperti menyibukkan diri dengan transaksi berdagang sewa menikah perjanjian damai dan segala bentuk kesibukan yang akan menghambat langkah seorang muslim untuk berangkat menuju ke masjid Sedangkan menurut mazhab Syafii makruh hukumnya melakukan transaksi jual beli dan sejenisnya setelah tergelincirnya matahari Adapun menurut pendapat mazhab Hambali tidak diharamkan pekerjaan selain jual beli seperti melakukan transaksi sewa menyewa perjanjian damai atau melangsungkan pernikahan karena mazhab Hambali berpendapat didalam surah al jumuah yang dilarang adalah hanya perihal jual beli tidak dengan kegiatan lainya selain itu mazhab Hambali berpendapat kegiatan seperti sewa menyewa dan pernikahan bukanlah kegiatan yang dilangsungkan setiap hari sehingga tidak akan menghalangi untuk menyegerakan shalat jumat Lihat Fiqih Islam Wa Adillatuhu Dr Wahbah Az Zuhaili jilid II Halm 379 Lantas jika demikian apakah transaksi yang dilakukan ketika azan berkumandang sah atau tidak sah dan batal Dalam hal ini mazhab Hanafi berpendapat sah hukumnya jual beli tersebut tetapi jika tetap dilakukan maka hukumnya makruh tahrim makruh yang mendekati haram karena jelas didalam al quran perntahnya meninggalkan transaksi jual beli dan transaksi jual beli yang berlangsung menghalangi seseorang untuk mendengarkan khotbah jumat pendapat mazhab Hanafi mirip dengan pendapat mazhab Syafii bahwa jual belinya tetap sah tetapi melakukannya haram Pendapat berbeda dikemukakan oleh mazhab Maliki bahwa jual beli tidak sah dan harus ditinggalkan Demikian penjelasan yang dapat saya hantarkan menurut beberapa pendapat Mazhab yang mashur mudah mudahan setelah kita mengetahui berbagai hukum dan penjelasan ulama kita semua menjadi lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sehingga kita tidak terlena oleh kehidupan duniawi yang fana Wallahu alamu Bhissowab

Tinggalkan Balasan