imam besar al azhar mengutuk pemenggalan guru di 201021090429 434
imam besar al azhar mengutuk pemenggalan guru di 201021090429 434

Imam Besar Grand Syekh Al-Azhar Kutuk Aksi Terorisme di Wina

KAIRO – Aksi kejahatan terorisme atas nama agama kembali mengguncang dunia, tindakan tidak berperikemanusiaan yang menyebabkan beberapa orang tidak bersalah menjadi korban atas kedangkalan dan kedunguan seseorang dalam memaknai agama.

Terorisme atas nama apapun tetaplah sebuah kejahatan yang tidak termaafkan, membuat jatuhnya korban yang tidak bersalah bukanlah ajaran agama dan cara pandang seorang yang beragama. Kemarahan dan sekaligus kesedihan dirasakan oleh Grand Syekh Al-Azhar, Ahmed El-Tayyeb yang mengutuk dengan keras serangan yang terjadi di ibu kota Austria, WIna pada Selasa (3/11). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk tersangka penyerang pada Senin (2/11).

Menurut pernyataan resmi, El-Tayyeb menyampaikan belasungkawa kepada Austria, berharap untuk pemulihan yang cepat bagi yang terluka.

“Saya sangat sedih dengan serangan teroris di ibu kota Austria, Wina. Tindakan tercela ini sayangnya mengubah kota yang tenang menjadi arena pertumpahan darah dan teror,” kata El-Tayyeb memposting pesan di akun media sosialnya, dilansir dari laman Ahram Online dan republika pada Rabu (4/11).

“Saya sangat bersimpati dengan para korban serangan ini dan keluarga mereka serta semua korban terorisme di seluruh dunia. Saya juga menyerukan upaya internasional yang bersatu untuk memerangi terorisme, ekstremisme, dan ujaran kebencian,” lanjutnya.

Dalam pernyataannya, El-Tayyeb berdoa agar dunia terbebas dari terorisme dan kejahatannya, dengan umat manusia yang menikmati kedamaian, keamanan, keselamatan, dan stabilitas.

Sebelumnya pada Senin, sejumlah pria bersenjata melepaskan tembakan ke kerumunan di bar pada malam terakhir sebelum jam malam nasional diberlakukan. Jam malam diterapkan sebagai tanggapan atas lonjakan kasus virus Corona di negara itu.

Polisi menyatakan, serangan itu dilakukan oleh setidaknya satu tersangka yang ditembak, dan dibunuh oleh petugas.

Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer mengatakan dalam konferensi pers bahwa penyerang yang diketahui merupakan simpatisan ISIS.

Masih belum jelas apakah tersangka bertindak sendiri. Hal ini karena pihak berwenang terus memeriksa lebih dari 20 ribu video untuk menentukan berapa banyak penyerang yang terlibat dalam serangan itu.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Farid Okbah Dkk Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Terorisme

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

kisah nabi adam

Begini Kisah Wafatnya Nabi Adam dan Permintaan Terakhirnya

Jakarta – Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT. Nabi Adam …

Paham radikalisme pernah menyaru dengan pariwisata pantai di Garut selatan Salah satunya di Desa Mekarwangi Cibalong Yuk lihat keseharian warga Cibalong Pradita Utamadetikcom

Thogutkan Pancasila, Masuk Surga Cukup Bayar Rp 25 Ribu

Garut – Penyebaran paham radikal sudah seperti virus Covid- 19, menyebar dan menyusup ke berbagai …