Ingin Menggauli Istri Di Bulan Ramadhan, Ini Tuntunanya

Assalamualaikum Warahmatullahi WabarokatuhUstadz saya ingin bertanya pada bulan ramadhan seperti sekarang ini apa saja perbuatan yang dapat dilakukan bersama istri Mohon penjelasanya Ridwan Majalengka Jawa Barat Waalaikum Salam Warahmatullahi WabarokatuhAlhamdulillah puji syukur bagi Allah Swt atas nikmatnya kita masih dapat melaksanakan puasa hingga hari ke sembilan semoga kita masih tetap diberi kesehatan dan istiqomah menjalankan ibadah puasa Bapak Ridwan yang dimuliakan Allah puasa dibulan ramadhan memang sejatinya bukan hanya menahan lapar haus dan dahaga namun makna puasa sebenarnya adalah mampu mengimplementasikan nilai nilai ajaran agama dalam kehidupan sehari hari Pada bulan ramadhan kita menahan diri untuk melakukan hal hal yang sebenarnya boleh dan halal tapi dilarang dilakukan pada waktu setelah sahur hingga waktu berbuka contohnya seperti makan minum hingga kebutuhan biologis Terkait dengan kebutuhan biologis pada bulan ramadhan tiga tuntunan agama yang patut untuk diperhatikan Pertama bersenggama pada malam hari diperbolehkan seperti firman Allah dalam surah al baqarah ayat 187 Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri isteri kamu mereka adalah pakaian bagimu dan kamupun adalah pakaian bagi mereka Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu QS Al Baqarah 187 Baca juga Junub Saat Berpuasakedua pada bulan ramadhan suami istri yang telah melakukan persenggamaan biasanya was was apakah mandi junub harus sebelum sahur atau boleh sebelum sholat subuh karena berkenaan dengan sah dan batalnya puasa Terkait hal ini dikisahkan oleh Aisyah ra dan Ummu Salamah ra Bahwasanya Rasulullah Saw dalam keadaan junub karena bersetubuh dengan istrinya padahal waktu fajar telah masuk kemudian beliau mandi dan berpuasa HR Buhari Hadist inilah yang kemudian menjadi rujukan bahwa diperbolehkanya untuk bersantap sahur kemudian mandi junub sebelum sholat subuh meskipun telah azan Ketiga puasa ramadhan sekali lagi bukan hanya persoalan menahan rasa lapar haus dan dahaga namun menahan juga nafsu untuk bersenggama dengan istri namun bagaimana jika hanya bercumbu rayu atau saling mencium perbuatan tersebut masih dibolehkan asalkan tidak sampai keluar air mani atau jima karena hal tersebut juga pernah dilakukan oleh rasulullah sebagaimana dengan hadist berikut Nabi Saw pernah mencium dan bercumbu ketika beliau tengah berpuasa hanya saja beliau adalah orang yang paling kuat menahan hawa nafsunya di antara kalian HR Bukhari Berdasarkan hadist tersebut bercumbu rayu sambil berciuman masih diperbolehkan namun memang jika kita tidak kuat menahan hawa nafsu sebaiaknya menghindarinya karena kita tidak sekuat rasulullah dalam riwayat yang lain Aisyah menyebutkan Rasulullah Saw pernah menciumku padahal beliau sedang berpuasa dan aku pun sedang berpuasa HR Abu dawud kalimat al mubasyarah bercumbu makna asalnya adalah bertemunya dua kulit wanita dan pria maksudnya bercumbu tanpa jima Demikianlah penjelasan singkat semoga bermanfaat Wallahua lamu Bhisowab

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …