Inilah Surat Qur’an Penangkal Sihir

Perasaan iri, dendam dan dengki yang terjadi pada seseorang akan lebih berbahaya daripada pedang. Bagaimana bisa, karena orang dengki ataupun iri dapat memberikan efek negatif yang sangat merugikan bagi orang yang dibenci. Dendam akan dilakukan dalam bentuk-bentuk kekerasan atau bentuk lainnya salah satunya adalah mengirimkan guna-guna atau sihir.

Orang yang terkena sihir dapat mengalami beberapa kejadian seperti suka kerasukan, sering melamun, atau sakit yang berlarut-larut. Biasanya sakit yang diakibatkan oleh sihir sulit ditangani secara medis. Banyak dokter yang sulit menentukan jenis penyakit dan cara pengobatanya. Tetapi ada juga yang penyakitnya jelas, namun tidak kunjung sembuh setelah melalui pengobatan medis. Taukah kalian, peristiwa tersebut pernah dialami oleh Rasulullah saw.

Pada suatu ketika Rasulullah saw jatuh sakit. Sakit yang dialami Rasulullah tidak diketahui penyebabnya. Lalu turunlah dua malaikat ke bumi menghampiri Rasul. Mereka mencari tahu penyebab dari sakit yang menimpa rasul. Salah satu dari kedua malaikat tersebut duduk di sebelah kepala rasul dan satu yang lain duduk di dekat kaki rasul.

Malaikat yang berada di dekat kaki tidak menemukan apa-apa di dalam diri rasul dan apa yang menyebabkan rasul jatuh sakit. Dia bertanya kepada malaikat yang berada di sebelah kepala rasul “ Apa yang kamu lihat malaikat?” Lalu malaikat lain menjawab “Rasulullah terkena Gendam”.

Malaikat yang berada di dekat kaki dibingungkan dengan istilah tersebut. Lalu malaikat tersebut bertanya “apa itu Gendam wahai malaikat?”. “Gendam adalah sihir” jawab malaikat yang berada di sebelah kepada rasul. Malaikat yang berada di dekat kaki bertanya kembali “lantas siapa yang menyihir Rasulullah?”. Kemudian dijawab “Labid bin Al-A’sham Al-Yahudi, sihirnya berupa gulungan yang disimpan di sumur milik si fulan di bawah batu besar. Hendaklah Muhammad pergi kesana untuk mengeringkan sumurnya lalu angkat batunya dan ambil gulungan tersebut lalu dibakar”.

Baca Juga:  Salman al Farisi: Pemburu Kebenaran dari Tanah Persia

Pada pagi harinya karena keadaan rasul masih belum pulih, Rasul mengutus Ammar bin Yasir dan kawan-kawannya untuk pergi ke sumur tersebut. Sesampainya di sana, Ammar dan kawan-kawan dikagetkan dengan warna air sumur yang tidak seperti warna air pada umumnya. Warnanya merah seperti air pacar atau inai.

Tidak menunggu waktu lama, Amar dan kawan-kawan segera mulai untuk mengeringkan air sumur dan mengangkat batunya seperti yang diperintah malaikat. Setelah itu mereka mencari gulungan yang berada di bawah batu dan akhirnya mereka menemukanya dan segera membakarnya.

Namun anehnya, setelah membakar gulungan tersebut bukanya menjadi hangus dan lenyap malah di dalamnya terdapat ikatan simpul yang berjumlah sebelas yang sangat susah untuk dibuka. Lalu Rasulullah menerima wahyu dari Allah berupa surat Mu’awwidzatain yaitu surat Al-Falaq dan surat An-Nas.

Setelah memperoleh wahyu Rasulullah membacanya, ajaibnya sehabis rasul membaca dua surat itu tali sampul pada gulungan tersebut terbuka satu. Rasulullah terus membacanya hingga sebelas ikatan tali sampul terbuka. Berkat membaca surat Mu’awwidzatain dan izin Allah Rasulullah sehat dari sakitnya dan terbebas dari sihir yang menyerangnya.

Wallahu a’lam

Sumber : Kitab Lubabun Nuqul fi Asbabin Nuzul dari Imam As-Syuyuthi

Nila Nurhidayah, Aktif di Matan IPB

Bagikan Artikel
Best Automated Bot Traffic

About redaksi

Avatar