Jakarta – Siapa yang tak kenal dengan ‘Si Leher Beton’ Mike Tyson. Jaman jaya-jayanya dulu, Tyson dikenal sebagai pribadi yang buas baik di atas maupun di luar ring. Kebuasan itulah yang akhirnya meruntuhkan kejayaan Tyson dan membawanya keluar masuk penjara.

Namun di tengah keterpurukannya, Tyson akhirnya mendapat hidayah. Setelah masuk Islam, Tyson yang buas dan liar, kini menjadi pribadi yang santun dan rendah diri. Bahkan tidak jarang, ia menangis saat merenungi masa lalunya.

Mantan jawara tinju dunia di tiga badan tinju dunia itu melalui sesi wawancara penuh emosional menuangkan seluruh isi hatinya dalam wawancara yang dilakukan oleh mantan petinju idolanya, Sugar Ray Leonard. Tyson mengaku sedih ketika mengenang hari-hari kejayaannya luntur dan hari-harinya menjadi hampa.

”Saya belajar bagaimana menjadi rendah hati. Itulah alasan saya menangis karena saya bukan lagi orang seperti itu (petarung),” ujar Tyson dalam podcast itu, seperti dilansir dari MMANYTT, Kamis (28/5/2020).

Pria berusia 53 tahun itu kini takut dengan sosoknya sebagai petarung. Tyson menyadari sosok masa lalunya sangat menakutkan.

”Jika dia (sosok masa lalu Tyson) muncul, maka sangat menakutkan. Saya membencinya. Saya takut padanya,” kenang Tyson.

Hari Jumat, tanggal 2 Juli, sepuluh tahun lalu. Mike Tyson menjejakkan kaki di Tanah Suci untuk pertama kalinya. Iron Mike menunaikan ibadah umrah. Ia tampak khusuk menjalankan salat di Masjid Nabawi Madinah. Tyson juga berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.

Malik Abdul Aziz, nama Islamnya Mike Tyson, bahkan sempat menangis ketika menunaikan salat Dzuhur di samping Makam Rasulullah atau di Raudhah.

”Saya menitikkan air mata ketika tahu saya berada di salah satu taman di surga,” ujar Tyson seperti dikutip Saudi Gazette dikutip dari laman Republika.co.id.

Saat menjalankan ibadah, pria kelahiran Brooklyn, New York, Amerika Serikat, 30 Juni 1966 ini banyak mendapatkan sambutan dari jamaah lainnya. Untungnya, Tyson mendapatkan pengawalan khusus, sehingga dia tetap bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang.

Umrah itu merupakan kali pertama bagi Tyson. Selain ke Madinah, dia juga mengunjungi Masjidil Haram di Makkah dan beberapa kota lainnya di Saudi. Tyson pergi ke Tanah Suci atas sponsor dari Asosiasi Dakwah Kanada (Canadian Dawah Association).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.