penyanyi marcell siahaan 190830104200 515
penyanyi marcell siahaan 190830104200 515

Jadi Mualaf, Perlombaan MTQ Salah Satu Acara Favorit Marcell Siahaan Dari Kecil

JAKARTA – Pintu hidayah akan diberikan kepada siapa saja yang Allah kehendaki, banyak orang mendapatkan hidayah dengan mendengarkan suara adzan atau hanya mendengar lantunan suara orang sedang mengaji, namun ada juga yang mendapatkan hidayah setelah menjalani berbagai macam kehidupan hingga akhirnya Islam menjadi titik berlabuh dalam mencari Tuhan.

Marchell Siahaan penyanyi yang terkenal dengan suaran merdunya telah menemukan jembatan menuju Allah dengan menjadi seoarang mualaf. Perjalanan panjang spritualnya diungkapkan kepada Daniel Mananta melalui kanal YouTube

Dilansir dari laman republika.co.id Rabu (07/21). Pelantun “Semusim” ini menuturkan dirinya terus mencari cara agar bisa dekat dengan Sang Pencipta serta mendapatkan kedamaian karena yakin Tuhan takkan pernah meninggalkan ciptaan-Nya. Dia menganalogikan setiap manusia mencari “jembatan” untuk bisa berkomunikasi dan dekat dengan Tuhan.

“Gue suka dengan menyukai kata ‘jembatan’ karena dia berpendapat setiap orang sedang mencari ‘jembatan’ agar bisa berkomunikasi dengan Yang Maha Esa,” kata Marcell yang pernah memeluk keyakinan Kristen dan Budha.

Islam bukan hal yang asing bagi Marcell karena sejak kecil dia suka menonton berbagai acara keagamaan di televisi. Bahkan, dia mengaku Musabaqah Tilawatil Quran, perlombaan membaca Al-Quran, sebagai salah satu acara favoritnya.

Di saat yang sama, kala itu dia juga menonton acara-acara dari agama lain seperti Kristen, Katolik, Hindu dan Budha. Dia juga mempelajari dari orang-orang di sekitarnya. Ketika kecil, dia sering duduk di samping orang yang sedang shalat dan memperhatikan segala sesuatunya.

Dia juga belajar dari sang istri, Rima Melati Adams. Marcell, yang sejak lama terbiasa dengan keberagaman, melihat eratnya keluarga muslim sang istri di Singapura dan Malaysia.

Ketika ditanya Daniel mengapa Marcell menjadi seorang muslim, dia menjawab,  “Gue nyaman, gue senang, gue yakin bahwa segala sesuatu harus ada titiknya dan gue merasa gua bisa jadi berbuat banyak hal.”

Baca Juga:  Imam Besar Masjidil Haram Pimpin Program Antisipasi Cegah Corona

Marcell menjelaskan, dia merasa saat ini bisa juga menjadikan dirinya berguna untuk banyak orang. Ini bukan cuma pencapaian spiritual untuk dalam dirinya, tapi juga untuk hal-hal di luar dirinya, termasuk menjadi imam untuk keluarga.

Marcell mengatakan, di matanya sosok Allah adalah zat yang Maha Kokoh tapi juga penuh cinta. Di masa pandemi, Marcell mengatakan ada banyak hal yang harus ditinjau dalam kondisi ikhlas dan berserah diri.

Dia mengatakan, ajaran yang sekarang dijalani membuatnya bisa lebih ikhlas dalam melihat segala hal. “Keikhlasan itu jadi yang selalu gue cari,” kata Marcell.

Bagikan Artikel

About redaksi