khusyuk salat iduladha di masjid kubah emas
khusyuk salat iduladha di masjid kubah emas

Jelang Pemilu, Kemenag Minta Masjid Maupun Rumah Ibadah Lainya Bersih dari Politisasi Agama

Jakarta – Menjelang pesta demokrasi beberapa partai politik telah mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu, para tokoh nasional yang ingin mencalonkan diri maupun dicalonkan sebagai presiden dan wakil presiden sejak beberapa bulan belakangan melakukan safari politik bahkan beberapa calon mengerahkan telah memperlihatkan massa pendukungnya. Pemilu merupakan ajang kompetisi untuk mencari pemimpin oleh karenanya harus diniatkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan sehingga tidak menimbulkan pergesekan dan perselisihan.

Pada momentum pemilu baik pilpres maupun pilkada, politisasi agama menjadi sangat rawan, oleh karena itulah Kemenag mewanti-wanti agar rumah ibadah tidak dijadikan tempat untuk berkampanye, jangan pula menyelipkan kegiatan ibadah untuk kampanye calon maupun partai, jika dilakukan cenderung rawan akan menimbulkan perpecaha.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Kementerian Agama (Kemenag) Adib mengingatkan agar masjid tak menjadi tempat politisasi agama jelang Pemilu 2024. Adib menekankan, masjid bukanlah tempat menebar benih perpecahan.
“Kita menjaga masjid tidak dijadikan sebagai tempat politisasi agama. Apalagi kita akan menghadapi tahun politik pada tahun 2024,” kata Adib dalam keterangannya di laman resmi Bimas Islam, dikutip dari laman cnnindonesia.com Kamis (25/8).

Menurutnya, politisasi agama di masjid akan menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan jemaah yang menjurus pada perpecahan. Adib tak ingin ada segregasi sosial.

“Kita tidak ingin menjadikan masjid sebagai tempat perpecahan hanya karena perbedaan politik yang dibawa ke masjid. Itu tidak boleh dan jangan sampai terjadi, karena hal itu akan menimbulkan segregasi sosial,” ujarnya.

Adib menegaskan fungsi masjid sepatutnya menjadi pusat pembinaan umat. Karenanya, Kemenag fokus mendorong masjid sebagai tempat pendidikan, pusat ekonomi, hingga pusat peningkatan literasi keagamaan.

“Masjid tidak hanya sebagai tempat untuk beribadah saja, tetapi sebagai tempat mendidik umat, mengembangkan ekonomi umat, juga menjadi tempat peningkatan literasi keagamaan. Kita ingin fokus ke arah itu,” kata dia.

Sebagai informasi, hari pemungutan suara Pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.

Undang-undang Nomor 7 Tahun 2007 tentang Pemilu telah melarang para peserta berkampanye di tempat ibadah. Artinya kandidat dilarang berkampanye di masjid, gereja, wihara, pura dan tempat ibadah lainnya.

“Pelaksana, peserta, dan tim Kampanye Pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan,” bunyi pasal 280 ayat (1) huruf h.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

amalan bulan rajab

Khutbah Jumat: Keberkahan Di Bulan Rajab

Khutbah I الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانَ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ …

ivan gunawan 6 43

Ivan Gunawan Sisihkan Sebagian Rizkinya Untuk Pembangunan Masjid di Uganda

Jakarta – Ivan Gunawan, artis multi telanta yang juga merupakan seorang disainer terkenal mempunyai perhatian …

escortescort