granat ilustrasi
granat ilustrasi

Keji, Jamaah Salat Zuhur Dihantam Serangan Granat, Enam Terluka

KABUL – Bulan Ramadhan seharusnya dipenuhi dengan ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, namun di Kabul, Afganistan seorang yang berpikiran ekstrem justru melakukan serangan ke Masjid dengan melemparkan sebuah granat yang menyebabkan enam orang jamaah terluka.

Serangan yang dilakukan dengan melemparkan granat dilakukan secara tiba-tiba terjadi beberapa menit setelah salat Zuhur.

Serangan yang terjadi di Afghanistan dengan target publik telah berkurang sejak Taliban merebut kekuasaan. Namun, di sisi lain afiliasi

ISIL terus beroperasi.

Dilansir di Independent dan republika.co.id Kamis (7/4/2022), saat kejadian tersebut jmaah telah selesai melakukan sholat dan sedang menuju pintu keluar masjid.

Tak lama, sebuah granat dilemparkan ke dalam masjid Pul-e-khisti dan seorang tersangka langsung ditangkap di tempat kejadian.

Belum ada kelompok manapun yang mengaku bertanggung jawab atas aksi ini. Namun, kelompok Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP) baru-baru ini diketahui melakukan serangan di Kabul dan kota-kota lain.

Ada serangan terpisah di mana satu orang tewas dan 59 terluka dalam ledakan di pasar penukaran uang, Sarai Shahzada, Ahad (3/4/2022). Lokasi pasar tidak jauh dari masjid yang diserang.

Pejabat Taliban menyalahkan serangan itu pada pencuri yang mencoba merampok pasar. Alasan penyerangan terhadap masjid Pul-e-Khishti abad ke-18 di tengah kota tua Kabul tidak jelas.

Insiden serangan kerap menargetkan masjid di Afghanistan. Pada tahun lalu, Puluhan orang tewas dalam ledakan dahsyat di sebuah masjid yang dipenuhi jamaah Syiah di Kota Kunduz, Afghanistan utara pada Jumat (8/10/2021) waktu setempat. ISIS-K mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut melalui Telegram.

Kantor Berita Bakhtar yang dikelola pemerintah mengatakan sedikitnya 46 orang tewas, sementara lebih dari 140 orang terluka di dalam masjid di daerah Khan Abad di Kota Kunduz.

Baca Juga:  Resmi, Arab Saudi Tiadakan Salat Tarawih di Masjid Selama Ramadhan

Seorang wakil direktur departemen kesehatan provinsi itu mengatakan ada sekitar 50 orang tewas dan sedikitnya 50 orang terluka. Koresponden Aljazirah, Hashem Ahelbarra, melaporkan dari kota utara Mazar-i-Sharif bahwa warga di Kunduz telah menggambarkan pemandangan yang mengerikan tentang ledakan di masjid itu.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

ilustrasi logo nahdlatul ulama

Konbes NU 2022 Lahirkan 19 Peraturan untuk Perkuat Landasan Jam’iyah Optimalisasi Khidmah

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2022 …